Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pemilu Darurat Siber, Bahaya Hacker Cuci Otak Warga RI
    Insight News

    Pemilu Darurat Siber, Bahaya Hacker Cuci Otak Warga RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 November 2023Updated:3 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Ariandi Putra memaparkan ada beberapa bentuk serangan yang BSSN temukan sepanjang tahun 2022 dan 2023, salah satunya terkait insiden serangan malware.

    Namun serangan siber yang bersifat sosial, khususnya terkait pemilu tahun depan, menjadi salah satu hal yang diprioritaskan oleh BSSN.

    Fokus BSSN terkait tentang pengumpulan informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat yang bisa menargetkan manusia orang per orang, dalam rangka brain wash (cuci otak) yang tujuannya menciptakan chaos di tengah-tengah masyarakat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ada beberapa hal yang kita lihat seperti propaganda hitam,” kata Ariandi dalam Cyber Security Forum, Kamis (2/11/2023).

    Ia menyatakan BSSN rajin melakukan identifikasi serangan siber, salah satunya melalui IP Security Assessment. Hal ini dilakukan secara rutin, terutama kepada kementerian/lembaga, khususnya KPU. Tindakan ini dilakukan agar penyelenggaraan pemilu bisa berjalan damai.

    “Tapi IP Security Assessment juga tidak pernah selesai, kenapa? Ibaratnya memperbaiki sebuah rumah bocor, yang kebocorannya bisa dari mana saja. Itu kami lakukan secara berkala,” kata dia.

    Seperti yang diketahui data menjadi jenis kekayaan baru yang bahkan kehadirannya lebih berharga dari minyak. Dan sekarang komoditi data sudah berubah. Dari yang awalnya coba-coba, kemudian hanya untuk menunjukkan eksistensi beberapa kelompok. Dan sekarang motifnya berubah menjadi ekonomi.

    Dia menegaskan BSSN pun melakukan patroli dan investasi pada serangan siber yang bersifat teknis maupun sosial, salah satunya melalui National Operational Center.


    Artikel Selanjutnya


    Jarang Disadari, Panglima TNI Ungkap Ancaman Serius Pemilu

    (dem/dem)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.