Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pemilik XL Ungkap Nasib Karyawan Usai Merger XL-Smartfren, Ada PHK?
    Insight News

    Pemilik XL Ungkap Nasib Karyawan Usai Merger XL-Smartfren, Ada PHK?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Juni 2024Updated:14 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – PT XL Axiata Tbk. dan PT Smartfren Telecom Tbk. sedang membahas aksi korporasi berupa merger. Lalu bagaimana nasib karyawan XL Axiata? Apakah akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK)?

    Hal ini dijawab oleh Group Chief Financial Officer Axiata Nik Rizal Kamil. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini perusahaan tidak ada rencana untuk mengurangi karyawan XL Axiata.

    “Saat ini, tidak ada rencana dalam hal pengurangan karyawan,” kata Nik dalam acara Media Briefing dan Diskusi Bersama Axiata Group Berhad di Jakarta, Kamis (13/6/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Nik mengungkapkan, justru setelah merger, karyawan dari dua perusahaan tetap dibutuhkan untuk mempercepat proses integrasi.

    Namun, dia tidak menutup kemungkinan ada posisi yang tumpang-tindih usai merger rampung. Namun, tentunya keputusan tersebut baru bisa diketahui setelah proses merger selesai.

    “Misalnya saja, jika ada dua orang di posisi network, kita hanya perlu melepaskan satu orang, tetapi jika satu orang tersebut dapat dilatih kembali untuk, katakanlah, digital, maka perusahaan merger akan menjadi besar,” jelasnya.

    Alih-alih persaingan sesama manusia, Nik menuturkan bahwa ancaman terbesar terhadap angkatan kerja adalah tingkat digitalisasi, otomatisasi, serta kecerdasan buatan (AI).

    “Saya pikir ini ancaman besar (AI), bukan sekarang, tapi pada akhirnya menjadi ancaman. Saya seorang akuntan, sekarang sudah ada software AI yang bisa melakukan pekerjaan saya sebagai akuntan, kan?,” kata Nik.

    “Mereka (AI) mungkin belum bisa duduk posisi itu dan menjawab pertanyaan, tapi bisa mengerjakan bagan Akun, laporan keuangan, semuanya. Bisa diotomatisasi sudah menggunakan AI dan menggunakan software. Jadi itu akan menjadi ancaman terbesar.” pungkasnya.




    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.