Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pemilik Platform Bitcoin Mati, Duit Investor Rp 5,7 M Lenyap!
    Insight News

    Pemilik Platform Bitcoin Mati, Duit Investor Rp 5,7 M Lenyap!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 April 2022Updated:3 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang pria bernama Tong Zou harus kehilangan uang 500 ribu dolar Kanada atau Rp 5,7 miliar. Ini terjadi setelah pendiri bursa kripto tempat dia menaruh uang, Gerald Cotten meninggal secara misterius.

    Cerita Tong Zou ini merupakan salah satu kisah yang dibagikan dalam film dokumenter Netflix teranyar, Trust No One: The Hunt for The Crypto King. Tong Zou meletakkan seluruh uangnya itu dalam sebuah bursa kripto terbesar di Kanada, Quadriga CX.

    Sayang, Gerald Cotten dikabarkan meninggal saat sedang di India dan membuat semua uang puluhan ribu investor termasuk milik Tong Zou tak bisa diakses kembali.

    “Itu hanya membuat saya lebih tertekan tentang hal itu. Saya bisa menginvestasikannya di real estat. Saya bisa memasukannya ke dalam saham,” kata Tong Zou kepada Sky News, dikutip Jumat (1/4/2022).

    “Sejauh ini tidak ada yang ditemukan. Menyebalkan”.

    Dia mengatakan jika banyak yang menyalahkannya atas kejadian ini. Serta juga menambahkan memang seharusnya melakukan banyak penelitian.

    Tong Zou memiliki utang besar setelah pinjaman US$80 ribu (Rp 1,1 miliar) untuk membeli Bitcoin, sebelum harga kripto anjlok. Akhirnya dia memutuskan untuk menjual apartemennya di San Fransisco untuk melunasi hutangnya dan berencana pindah ke Vancouver.

    Perlu untuk mentransfer US$400 ribu ke rekening di Kanada, dia memikirkan cara untuk menghindari biaya komisi bank. Karena itulah dia menggunakan Quadriga, dengan alasan juga pernah menggunakan bursa kripto lain dan banyak temannya yang menggunakan Quadriga.

    Akhirnya, Tong Zou membeli Bitcoin dengan uangnya sebelum menjual cryptocurrency di Quadriga dengan harapan seluruh uangnya bisa ditransfer ke rekening bank Kanada miliknya. Namun lewat tiga bulan, tak ada uang yang masuk ke sana.

    Kematian Gerald Cotten yang misterius pun menimbulkan spekulasi jika dia masih hidup. Belakangan diketahui sebelum kematiannya, pria tersebut menggunakan skema Ponzi dan penyidik menyebutnya sebagai ‘penipuan kuno yang dibungkus dengan teknologi modern’.

    Sebagai informasi 76 ribu investor secara kolektif dikabarkan kehilangan setidaknya 169 juta dolar Kanada (Rp 1,9 triliun) karena masalah Quadriga.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.