Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pemilik Indosat Rogoh Rp 16,39 Triliun demi Jadi Raja AI
    Insight News

    Pemilik Indosat Rogoh Rp 16,39 Triliun demi Jadi Raja AI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Juni 2024Updated:24 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemilik Indosat, Ooredoo akan membawa teknologi Artificial Intelligence (AI). Bersama Nvidia, raksasa telekomunikasi asal Qatar akan menerapkan teknologi AI di pusat data pada lima negara di kawasan tersebut.

    Ooredoo mengatakan perusahaanya menjadi yang pertama di wilayah tersebut yang memberikan akses AI dan pemrosesan grafis Nvidia pada klien pusat data di seluruh negara tersebut.

    “Karena perjanjian ini, klien B2B kami akan memiliki akses ke layanan yang mungkin [tidak dimiliki pesaing mereka] selama 18-24 bulan ke depan,” kata CEO Ooredoo Aziz Aluthman Fakhroo, dikutip dari Reuters, Senin (24/6/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kedua perusahaan diketahui telah menandatangani perjanjian pada Forum TM di Kopenhagen, Denmark tanggal 19 Juni 2024 lalu. Sayang baik Ooredoo dan Nvidia tak mengungkapkan nilai kesepakatannya.

    Ooredoo adalah salah satu pemegang saham utama di PT Indosat Tbk. (ISAT) bersama Hutchison asal Hong Kong. Setelah merger dengan Tri, Indosat kini dikenal sebagai Indosat Ooredoo Hutchison.

    Ooredoo juga bungkam soal jenis teknologi Nvidia yang dipasang pada pusat datanya. Sebab itu bergantung pada ketersediaan dan permintaan para pelanggannya.

    Sebelumnya Ooredoo berusaha mengembangkan pusat datanya dengan berinvestasi senilai US$ 1 miliar. Tujuannya meningkatkan kapasitas 20-25 megawatt dari 40 megawatt yang dimilikinya sekarang.

    Ooredoo akan terus mengembangkannya. Sebab Fakhroo mengatakan perusahaan akan meningkatkan kapasitas hingga tiga kali lipat pada akhir dekade ini.

    Pusat data Ooredoo telah menjadi perusahaan terpisah. Keputusan itu menyusul langkah serupa untuk menara pada tahun lalu.

    Bukan hanya itu, sebab Fakhroo mengungkapkan Ooredoo juga akan memisahkan kabel bawah laut dan jaringan seratnya menjadi entitas yang terpisah pula.



    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.