Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pemerintah Joe Biden Kuasai Bitcoin Rp 78 Triliun
    Insight News

    Pemerintah Joe Biden Kuasai Bitcoin Rp 78 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Oktober 2023Updated:17 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dikenal salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia. Bahkan, mereka disebut punya aset Bitcoin gelap sebesar US$ 5 miliar atau sekitar Rp 78 triliun.

    Namun, tidak seperti ‘paus’ kripto lainnya, pemerintah AS tidak peduli jika nilai mata uang digital naik atau turun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Itu karena simpanan sekitar 200.000 Bitcoin milik Negara Paman Sam merupakan hasil sitaan dari penjahat siber dan pasar web gelap alias ‘darknet’, demikian menurut laporan Wall Street Journal, dikutip dari Slashdot, Selasa (17/10/2023)

    Pemerintah AS dikatakan menyimpan aset Bitcoin secara offline di perangkat penyimpanan terenkripsi dan dilindungi kata sandi di dompet perangkat keras (hardware wallet) yang dikendalikan Departemen Kehakiman, Internal Revenue Service, atau lembaga lain.

    Apa yang dilakukan pemerintah federal terhadap Bitcoin-nya telah lama menjadi topik di kalangan pedagang kripto. Sebab, penjualan apapun berpotensi menaikkan harga atau menyebabkan efek riak lainnya di pasar aset digital senilai US$1 triliun.

    AS terkenal lambat dalam mengubah simpanan Bitcoin menjadi dolar. Pasalnya, tumpukan Bitcoin tersebut lebih merupakan produk sampingan dari proses hukum yang panjang. Jadi, tujuannya bukan disimpan untuk perencanaan ekonomi strategis.

    “Kami tidak bermain-main dengan pasar. Pada dasarnya kami ditentukan oleh proses [hukum] yang kami jalankan,” kata Jarod Koopman, direktur eksekutif bagian layanan siber dan forensik IRS, yang mengawasi semua aktivitas yang berfokus pada kejahatan siber.



    Artikel Selanjutnya


    China Blokir Chip AS, Biden Siap Lempar ‘Bom’ ke Xi Jinping

    (fab/fab)


    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.