Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pembiayaan Syariah Tahan Banting, Gimana Potensinya?
    Insight News

    Pembiayaan Syariah Tahan Banting, Gimana Potensinya?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Juli 2022Updated:21 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Skema pembiayaan syariah melalui fintech peer to peer lending (P2P) semakin diminati, terutama untuk membiayai sektor properti. Hal ini diungkapkan oleh CEO & Founder PT Dana Syariah Indonesia Taufiq Aljufri dalam Fintech Week CNBC Indonesia, Rabu (20/7/2022).

    Dia mengungkapkan mulai banyak yang berpindah dari pembiayaan konvensional ke syariah. Dengan skema syariah, dari sisi peminjam tidak perlu khawatir ada kenaikan suku bunga di tengah pembayaran berjalan. Sementara dari sisi pemilik dana (lender), skema syariah memberikan keuntungan tiga kali lipat dibandingkan konvensional.

    Salah satu sektor yang menarik dan potensial untuk digarap pembiayaan syariah, yakni properti karena memiliki margin yang tinggi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Jadi margin properti itu ada yang semula 1 tahun 50%, di properti itu biasa hasil itulah yang dibagi secara skema syariah kepada pemilik dana yang akan memasukkan dananya ke proyek tersebut. Jadi marginnya tinggi karena bisnisnya properti,” kata Taufiq.

    Dalam masa penuh ketidakpastian dan inflasi tinggi saat ini, sektor pembiayaan properti menurutnya masih ‘tahan banting’. Pasalnya, properti seperti rumah merupakan kebutuhan dasar, sehingga selalu ada yang membutuhkan rumah tinggal.

    “Meski bukan untuk investasi, ada kebutuhan properti untuk rumah tinggal. Sehingga bisa dibilang tidak terpengaruh,” kata dia.

    “Kemudian masih ada backlog pengadaan rumah, artinya banyak orang-orang yang belum mendapatkan rumah untuk ditinggali untuk kebutuhan dasarnya. Artinya prospek bisnis properti masih sangat luar biasa,” tambah Taufiq.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ini Kata Co-Founder Investree Soal POJK Baru Terkait Fintech

    (rah/rah)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.