Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»PDN Sementara Diserang, Ini Bedanya dengan Pusat Data Nassional
    Insight News

    PDN Sementara Diserang, Ini Bedanya dengan Pusat Data Nassional

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Juni 2024Updated:24 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC indonesia – Data center yang mengalami serangan ransomware sejak 20 Juni 2024 bukan Pusat Data Nasional permanen. Serangan terjadi pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) yang dikelola oleh Telkom Sigma.

    “Saya ulangi, jadi data-data ini disimpan di pusat data sementara, sebagaimana kita ketahui bahwa pembangunan data senter nasional, pusat data nasional yang sekarang masih belum selesai,” kata Kepala BSSN, Hinsa Siburian, Senin (24/6/2024).

    PDNS itu dibuat karena kebutuhan proses bisnis sambil menunggu Pusat Data Nasional selesai dibangun. Lokasi PDNS sendiri berada di Jakarta dan Surabaya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Yang mengalami insiden ini adalah pusat data sementara yang berada di Surabaya,” ucap dia.

    Sebagai informasi PDN direncanakan akan dibuat di tiga wilayah. Salah satunya di Cikarang yang tengah dibangun dan direncanakan akan diresmikan pada 17 Agustus 2024 mendatang.

    PDN itu berlokasi di Greenland International Industrial Centre, Deltamas, Cikarang. Dengan total pembangunan 24 bulan, pusat data menelan dana sebesar 164 juta euro dengan 85% dari pemerintah Prancis dan sisanya adalah APBN murni.

    PDN Cikarang akan memiliki kapasitas prosesor lebih dari 25 ribu cores. Selain itu memorinya mencapai 200 terrabytes, storage 40 petabyte dan listrik 20 megawatt.

    Dua pusat data lain akan dibangun di Batam dan ibu kota nusantara (IKN). Khusus untuk Batam, pembiayaan akan dilakukan bersama dengan pemerintah Korea Selatan.

    Besaran biayanya juga dilaporkan lebih kecil dari yang didapatkan di Cikarang. Diperkirakan PDN Batam akan dibangun mulai akhir tahun 2024 atau awal tahun depan dengan penyelesaian selama dua tahun.

    Ditemui Februari lalu, Plt Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan, Aris Kurniawan menjelaskan PDN di IKN masih menunggu keputusan Bappenas terkait pendanaan. Terdapat dua opsi yakni bekerja sama dengan negara lain atau melalui sistem KPBU.

    “Sementara di IKN itu masih diputuskan nunggu Bappennas, kalau yang tertarik sudah ada seperti UK, USA, tinggal nanti Bappenas yang mutusin atau bisa jadi KPBU. Pokoknya kita tunggu Bappenas, baru kami eksekusi,” jelas Aris.




    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.