Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pasca Pandemi, Kang Emil Ungkap Potensi Ekonomi Baru Jabar
    Insight News

    Pasca Pandemi, Kang Emil Ungkap Potensi Ekonomi Baru Jabar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Oktober 2022Updated:5 Oktober 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan provinsi ini memiliki peluang ekonomi baru yang berbeda dengan masa sebelum pandemi Covid-19. Hal ini diungkapkan dalam acara West Java Investment Summit 2022 Day 1: Green Investment – Food Security and Renewable Energy.

    Dia menyebutkan ada 7 peluang ekonomi baru yang dimiliki Jawa Barat. Pertama, Jawa Barat memiliki visi untuk menjadi tujuan investasi di kawasan ASEAN. Saat ini, ada 13 kota baru yang sedang dirancang, ditawarkan, dan direncanakan untuk menjadi masa depan Jawa Barat.

    “Investasinya sedang on going. Jadi sudah berjalan kota-kota baru itu,” ujarnya dalam West Java Investment Summit 2022 Day 1: Green Investment – Food Security and Renewable Energy, Rabu (5/10/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kedua, ketahanan pangan (Food Security) yang sudah banyak ditawarkan. Ketiga, Infrastruktur Kesehatan (Healthcare Infrastructure). Kang Emil menuturkan, setelah Covid-19, Jawa Barat ternyata wilayah ini membutuhkan setidaknya 30 rumah sakit, 5000 puskesmas/klinik.

    Selain itu, diperlukan pula puskesmas keliling dan telemedicine untuk melayani 5 juta orang Jawa Barat.

    Keempat, peluang di industri manufaktur (Industry 4.0) yang padat modal. Kang Emil mencontohkan peluang ini lewat pabrik kendaraan listrik Hyundai di Karawang yang sudah menggunakan banyak robot untuk melakukan kegiatan pabrik.

    “Ukurannya seperti robot Transformers melakukan manufaktur membangun mobil. Waktunya telah tiba untuk kita untuk mencapai industri 4.0,” jelasnya.

    Kelima, digital Jawa Barat (Digital West Java). Menurutnya peluang ini sangat penting karena saat ini sudah hampir lima ribu pedesaan-desa dilengkapi dengan akses internet, akses e-Commerce, hingga akses internet of things (IoT).

    “Kita memberi makan ikan menggunakan ponsel sekarang, kita memberi makan ayam juga sama,” tambahnya.

    Keenam, ekonomi hijau (Green Economy). Ridwan menuturkan peluang ini harus dimulai sekarang, apalagi pada 2060 Indonesia harus sudah bisa mencapai dan berkontribusi pada net zero emission.

    Terakhir, pariwisata daerah (Regional Tourism). Menurutnya, setiap akhir pekan ada banyak pengunjung yang mengunjungi Jawa Barat untuk berlibur.

    “Ada 14 juta per tahun orang datang ke Jawa Barat menghabiskan uang hanya untuk bahagia. Jadi ini kesempatan bagus,” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]

    (rah/rah)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.