Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pakar Keamanan Kasih Peringatan Keras, Google Bard Bahaya!
    Insight News

    Pakar Keamanan Kasih Peringatan Keras, Google Bard Bahaya!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Juli 2023Updated:18 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Teknologi kecerdasan buatan (AI) menyimpan banyak kekhawatiran, utamanya pada aspek keamanan privasi pengguna. Temuan baru pada layanan Google Bard jadi bukti baru yang menunjukkan bahaya chatbot AI.

    Beberapa pakar keamanan siber mengungkap ada kelemahan pada sistem Google Bard. Hasil pengujiannya membuat mereka terkejut.

    Dikutip dari Android Headlines, Selasa (18/7/2023), pengujian menitikberatkan pada perbandingan keamanan antara Google Bard dan ChatGPT.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tim peneliti menanyakan pada kedua platform mengenai cara memproduksi email tipuan (phishing) dan beberapa data berbahaya lainnya.

    Menanyakan secara langsung tak akan dijawab oleh kedua platform. Namun, mengubah beberapa frasa menunjukkan jawaban yang komperhensif dari Google Bard.

    Menurut temuan peneliti, Google Bard memberikan langkah-langkah untuk menjalankan penipuan via email (email phisihing), memberikan pengkodean malware, serta pengkodean ransomware sederhana.

    Para penjahat siber bisa memanfaatkan informasi itu untuk menjalankan aksinya. Sementara itu, saat ditanyakan hal serupa ke ChatGPT, layanan besutan OpenAI itu konsisten tak mau menjawab.

    “Sistem anti-penyalahgunaan pada Bard jauh lebih lemah dibandingkan ChatGPT,” kata peneliti.

    “Konsekuensinya, lebih mudah untuk membuat konten berbahaya dengan bantuan Google Bard,” tambahnya.

    Respons yang diberikan ChatGPT seakan memberikan nasihat bahwa pertanyaan tersebut ilegal. Oleh karena itu, ChatGPT enggan meresponsnya.

    Berdasarkan temuan itu, peneliti berharap Google bisa melatih AI pada layanan Bard agar tak disalahgunakan oknum yang berniat jahat.



    Artikel Selanjutnya


    Siap-siap ChatGPT Susupi Semua Aplikasi HP Anda, Kok Bisa?

    (fab/fab)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.