Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pabrik iPhone Banting Setir Kejar Sumber Cuan Baru
    Insight News

    Pabrik iPhone Banting Setir Kejar Sumber Cuan Baru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 November 2024Updated:15 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Foxconn banting setir mengejar sumber penghasilan baru dari bisnis server kecerdasan buatan (AI). Bahkan, rencana perusahaan untuk diversifikasi di sektor mobil listrik (EV) dan menargetkan pangsa pasar 5% di pada 2025 mendatang terpaksa ditunda. 

    Perusahaan asal Taiwan itu mengharapkan peningkatan pendapatan pada bisnis tersebut mulai tahun depan. Pabrik iPhone itu juga akan meningkatkan investasi di beberapa negara di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

    Presiden terpilih AS Donald Trump telah mengancam akan mengenakan tarif 10% pada semua impor AS dan pungutan 60% khusus pada produk buatan China.

    Kebijakan Trump akan berdampak pada Foxconn, mengingat pabrik perakitan mereka berlokasi di Zhengzhou, China.

    Foxconn telah melakukan diversifikasi rantai pasokan, khususnya memperluas produksi di India.

    Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka akan terus meningkatkan investasi di negara-negara termasuk Amerika Serikat, Meksiko, dan Vietnam.

    “Trump baru saja terpilih. Tidak pasti kebijakan apa yang akan dia terapkan kita akan mengamati perubahan apa yang akan terjadi dari pemerintahan AS yang baru,” kata Chairman Foxconn Young Liu setelah melaporkan hasil kuartalannya, dikutip dari Reuters, Jumat (15/11/2024).

    Dia mengatakan pabriknya di Wisconsin dan Texas telah mengalami pertumbuhan penjualan yang stabil karena permintaan yang kuat untuk server AI, dan prospek operasinya di AS positif.

    Foxconn, yang juga merupakan pemasok utama Nvidia, mempertahankan panduannya untuk 2024 tentang pertumbuhan penjualan yang signifikan karena peningkatan penjualan yang kuat dalam bisnis server AI membantu perusahaan mengatasi penurunan permintaan untuk barang elektronik konsumen yang disebabkan oleh faktor geopolitik dan ekonomi makro.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Jika Trump Menang, China Terancam Dalam Sektor Teknologi





    Next Article



    Pabrik iPhone Tolak Karyawati Menikah, Kena Razia Anak Buah Modi



    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.