Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Oyo 600 Orang, Elevenia Tutup
    Insight News

    Oyo 600 Orang, Elevenia Tutup

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Desember 2022Updated:6 Desember 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badai PHK dan layanan yang tutup di startup masih terjadi hingga bulan Desember ini. Keputusan tersebut menambah panjang daftar perusahaan rintisan yang sudah melakukan hal serupa sebelumnya.

    Menurut data TrueUp, ada 59.710 karyawan yang terdampak PHK di bulan lalu. Total mereka yang dirumahkan selama tahun ini mencapai 210.664 orang secara global.

    Di bulan November saja, raksasa teknologi seperti Twitter hingga Meta melepas ribuan pegawainya. Amazon juga mengumumkan rencana merumahkan 10 ribu orang pegawainya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Masuk di bulan Desember, giliran Oyo yang bergerak di layanan agregator hotel. Bukan hanya PHK, perusahaan juga melakukan perampingan pada beberapa tim internalnya.

    Sementara itu Elevania juga menutup layanan. Namun belum jelas alasan penutupan tersebut.

    Oyo

    Agregator hotel Oyo mengumumkan memangkas 600 orang. Perusahaan berencana akan memangkas 10% dari total 3.700 pegawai dan memperkerjakan 250 orang.

    Selain memangkas karyawan, Oyo juga melakukan restrukturisasi perusahaan. Salah satunya menggabungkan tim produk dan teknik dengan alasan memungkinkan fungsi yang lebih lancar. Perusahaan juga melakukan perampingan pada tim pengembangan pilot dan proof-of-concept.

    Pada kuartal dua lalu, Oyo diketahui mengalami kerugian hingga 3,33 miliar rupee India. Di kuartal pertama kerugian mencapai 4,14 miliar rupee India.

    Elevenia

    Platform marketplace B2B dalam negeri, Elevenia juga ternyata menutup layanan awal bulan ini. Informasi tersebut terlihat dalam laman resmi www.elevenia.co.id.

    Saat mengakses laman tersebut menyebutkan soal penutupan layanan. Tidak ada keterangan lain dalam situs itu, termasuk alasan penutupan.

    “Efektif per hari ini kami menutup layanan www.elevenia.co.id. Terima kasih telah menjadi mitra kami selama ini,” tulis laman tersebut.

    Ula

    Ula, startup e-commerce Indonesia dengan suntikan dana dari bos Amazon Jeff Bezos, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 134 karyawannya.

    “Pada hari ini, dengan berat hati kami mengumumkan keputusan yang sangat sulit untuk mengurangi jumlah karyawan kami sebanyak 134 orang atau 23% dari total seluruh karyawan yang tersebar di berbagai lokasi,” tulis Ula dalam keterangan di website resminya, dikutip Rabu (30/11/2022).

    Alasan PHK itu karena mereka tengah menghadapi tantangan besar selepas pandemi covid-19. Memasuki tahun ini, Ula mengklaim mengalami berbagai tantangan imbas turbulensi pasar, volatilitas harga komoditas, kekurangan pasokan, perubahan peraturan, dan kenaikan harga minyak mentah.

    Perusahaan yang PHK massal

    Selain perusahaan di atas berikut startup yang melakukan PHK di Indonesia sejak awal tahun:

    • Sirclo
    • GoTo
    • Ula
    • Xendit
    • Carsome
    • Shopee Indonesia
    • Tokocrypto
    • Lummo
    • MPL
    • Ruangguru
    • Tanihub
    • Zenius
    • JD.ID
    • Pahamify
    • LinkAja
    • SiCepat
    • Ajaib

    Startup tutup layanan

    Lalu, daftar startup yang memutuskan menutup salah satu dari layanan mereka. Sebagian startup juga melakukan PHK karena penutupan layanan. Ada juga startup yang menarik diri dari beberapa pasar dan fokus ke pasar terkuat mereka seperti MPL dan Happy Fresh.

    • MPL
    • Brambang
    • Happy fresh
    • Tanihub
    • TokoPanen (toko offline milik Sayurbox)
    • Line
    • Bananas

    Startup bangkrut

    Beberapa perusahaan di bidang teknologi tidak hanya melakukan PHK. Kondisi bisnis memaksa mereka untuk menutup total perusahaan yang dirintis, seperti:

    • Fabelio
    • Sorabel
    • Stoqo
    • iFlix
    • AiryRooms
    • Beres.id

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Perancang Aplikasi Gojek Ungkap Alasan Startup PHK Massal

    (npb)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.