Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Orang Ini Tahu Duluan Turki Bakal Gempa Mematikan, Kok Bisa?
    Insight News

    Orang Ini Tahu Duluan Turki Bakal Gempa Mematikan, Kok Bisa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Maret 2023Updated:4 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Frank Hoogerbets mendadak jadi terkenal setelah memprediksi gempa Turki tiga hari sebelum bencana terjadi. Dia yang menuliskan dirinya sebagai peneliti di SSGEOS menyebut bakal ada gempa berkekuatan M 7,5 di empat wilayah termasuk Turki.

    “Cepat atau lambat akan ada gempa M 7,5 di wilayah ini (Turki tengah-selatan, Yordania, Suriah, dan Lebanon),” tweet Hoogerbeets pada 3 Februari 2023 lalu.

    Pada 6 Februari 2023, gempa benar terjadi di Turki dan getarannya terasa hingga Eropa. Namun kekuatannya jauh lebih besar yakni M 7,8.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Prediksi ini dilakukan berdasarkan gerakan benda langit. Aktivitas tersebut juga dilakukan oleh lembaga SSGEOS yang menuliskan dalam akun Twitter melakukan pemantauan geometeri antar benda langit terkait dengan aktivitas seismik.

    Lembaga itu juga menentang syarat yang dikenal saat ini, yakni menentukan gempa terdiri dari tanggal, waktu, lokasi dan besaran gempa.

    “Fokus kami pada gempa dengan magnitudo 6 dan lebih besar, karena gempa bumi dalam kategori ini cenderung lebih sering terjadi saat planet mencapai posisi tertentu di tata surya, yang menjelaskan pengelompokan pada gempa bumi besar dalam suatu waktu tertentu,” tulis lembaga itu.

    Bukan kali ini saja SSGEOS memprediksi gempa dari geometri Tata Surya. Untuk pertama kalinya prediksi itu terjadi paa 23 Juni 2014 saat gempa berkekuatan M6 mengguncang Pasifik Selatan dan diikuti gempa M7,9 di Pasifik Utara.

    Saat itu, secara bersamaan terdapat enam benda langit dalam keadaan konjungsi menyatu menjadi segitiga.

    Prediksi Gempa di RI

    Akhir bulan lalu, giliran Indonesia yang diprediksi Hoogerbeets akan terjadi. Kekuatan gempa pun diperkirakan mencapai M 8, dengan wilayah yang berpotensi terjadi bencana tersebut adalah Sulawesi, Halmahera, dan Laut Banda.

    “Daerah yang terkena dampak dapat membentang ribuan kilometer, dari Semenanjung Kamchatka dan Kepulauan Kuril di Timur Jauh Rusia, sampai ke Filipina … Sulawesi, Halmahera, mungkin Laut Banda, Indonesia,” jelasnya, dikutip CNBC Indonesia Jumat (3/3/2023).

    Dalam penjelasannya, terdapat garis ungu pada peta Bumi yang merujuk pada gempa kemungkinan terjadi. Gambar itu memperlihatkan Kepulauan Sunda Kecil seperti Bali, NTB, dan NTT.

    Dia memprediksi Maret jadi bulan yang kritis. Sebab pada 2-5 Maret akan ada konvergensi geometrik dan mengakibatkan aktivitas seismik besar hingga sangat besar.

    “Bahkan mendorong gempa sekitar 3 dan 4 Maret atau 6 dan 7 Maret,” ujarnya.

    Namun dia juga mengingatkan jika ucapannya itu hanya peringatan. Semua yang disampaikan, Hoogerbeets menyebutkan bukan untuk menakut-nakuti.

    Dia menjelaskan saat berada di wilayah rentan gempa, masyarakat perlu membuat rencana. Termasuk juga ekstra waspada menghadapi bencana tersebut.



    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.