Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Orang Ini Juluki Warren Buffett Musuh No. 1 Bitcoin, Setuju?
    Insight News

    Orang Ini Juluki Warren Buffett Musuh No. 1 Bitcoin, Setuju?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 April 2022Updated:8 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Mantan CEO PayPal, Peter Thiel menyebut Warren Buffet sebagai musuh nomor satu yang mencoba menghentikan cryptocurrency seperti Bitcoin dan Dogecoin. Hal ini disampaikannya dalam sebuah Konferensi Cryptocurrency di Miami, AS, Kamis (7/4/2022).

    “[Warren Buffett] musuh nomor satu,” ujar Peter Thiel seperti dikutip dari CNBC International, Jumat (8/4/2022). “Kakek sosiopat (ganguan kepribadian yang ditandai dengan perilaku dan pola pikir antisosial) dari Omaha.” Perusahaan investasi Warren Buffet Berkshire Hathaway berbasis di Omaha.

    Selain mengcemooh Warren Buffet, Peter Thiel juga mengolok-olok CEO JPMorgan Jamie Dimon dan CEO BlackRock Larry Fink atau konten negatif mereka terhadap cryptocurrency. Ia menyebut pandangan mereka “bias bankir New York City”.

    Setelahnya dia juga menyemangati para pecinta cryptocurrency yang hadir dalam konferensi itu untuk berjuang agar harganya terus meroket.

    “Inilah yang harus kita perjuangkan agar Bitcoin naik 10 kali lipat atau 100 kali lipat dari sekarang,” ungkap Peter Thiel. “Ketika mereka memilih untuk tidak mengalokasikan dananya ke Bitcoin, itu adalah pilihan yang sangat politis.”

    Juru bicara Berkshire Hathaway dan juru bicara JP Morgan menolak berkomentar atas pernyataan Peter Thiel.

    Namun Larry Fink tampaknya tak sepenuhnya meremehkan cryptocurrency. Dalam sebuah suratnya kepada pemegang saham bulan lalu, dia menulis bahwa serangan militer Rusia ke Ukraina dapat mempercepat adopsi mata uang digital.

    “Sistem pembayaran digital global, yang dirancang dengan cermat, dapat meningkatkan penyelesaian transaksi internasional sambil mengurangi risiko pencucian uang dan korupsi,” tulis Larry Fink.

    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.