Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Orang Ini Bikin Google Gemeteran! Kok Bisa?
    Insight News

    Orang Ini Bikin Google Gemeteran! Kok Bisa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Februari 2023Updated:13 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Google panik sampai dikabarkan salah satu pendirinya, Sergey Brin, “turun gunung” terlibat langsung dengan pembuatan kode untuk program software perusahaan setelah bertahun-tahun absen dari dunia teknologi.

    Apalagi saat ini persaingan dalam teknologi kecerdasan buatan atau Ai memanas di antara perusahaan-perusahaan Silicon Valley setelah hadirnya ChatGPT. Google bahkan telah mengumumkan bahwa saingan ChatGPT-nya, Bard, akan segera dirilis untuk publik dalam beberapa minggu ke depan.

    CEO OpenAI Sam Altman pun akhirnya buka suara. Ia menyebut Google sebagai monopoli mesin pencarian yang sedang lesu. Altman mengatakan dia melihat potensi luar biasa teknologi AI perusahaannya untuk mengubah cara orang menemukan informasi secara online.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Altman menyebut ada banyak manfaat luar biasa dalam keputusan Microsoft untuk mengintegrasikan teknologi OpenAI ke dalam mesin pencarinya.

    ChatGPT menjadi perbincangan karena kemampuannya melakukan segalanya mulai dari menulis esai hingga memberikan saran pemrograman, adalah chatbot AI yang dapat menjawab pertanyaan dengan cara percakapan yang jelas.

    “Kami akan mencari tahu apa yang dapat dilakukan oleh Model [bisnis mesin pencari] baru ini, tetapi kalau saya duduk di posisi monopoli pencarian yang sedang lesu mungkin saya juga bakal di bawah tekanan, saya akan merasa tidak enak tentang itu, “kata Altman dalam wawancara, dikutip dari Canadatoday, Jumat (10/2/2023).

    Altman mengindikasikan bahwa wajar Google panik. Pasalnya teknologi AI akan mengubah masa depan bisnis, terutama dalam hal monetisasi dan potensi unit iklan baru. 

    Microsoft CTO Kevin Scott mengatakan kepada Stratechery bahwa dia percaya perusahaan berada pada posisi yang baik untuk menjual teknologi baru ke konsumen. Ia menambahkan bahwa bisnis pencarian yang ada saat ini sangat berbeda dari bisnis pencarian yang mereka miliki dua puluh tahun yang lalu ketika Google masih baru mulai..

    “Ada begitu banyak nilai di sini sehingga tidak terbayangkan bagi saya bahwa kami tidak dapat menemukan cara untuk menghitungnya,” kata Altman.

    Namun, CEO OpenAI menambahkan bahwa sulit untuk mengatakan bagaimana Google akan beradaptasi dengan teknologi tersebut.

    Seorang juru bicara Google tidak menanggapi permintaan komentar sebelum dipublikasikan.

    Google juga tampaknya khawatir untuk mempertahankan dominasinya dalam mesin pencarian. Google Search dilaporkan memiliki lebih dari 91% pangsa pasar global selama 12 bulan terakhir, sementara Bing hanya sekitar 3%, menurut data dari SimilarWeb.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Parah! OpenAI Gaji Rendah Orang Kenya untuk Bikin ChatGPT

    (tib)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.