Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Operator HP Butuh Duit Banyak Buat Tahun Depan, Ini Alasannya
    Insight News

    Operator HP Butuh Duit Banyak Buat Tahun Depan, Ini Alasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 September 2024Updated:12 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah berencana melelang tiga frekuensi sekaligus tahun depan. Ketiganya adalah 700 Mhz, 2,6 Ghz, dan 26 Ghz yang kemungkinan dilelang kuartal I/2025.

    Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo Ismail menjelaskan baik 700 Mhz dan 26 Ghz sudah siap. Namun, akhirnya akan dilelang bersamaan dengan 2,6 Ghz, sesuai permintaan operator.

    “Kalau yang sudah siap spektrum itu kan 700 MHz dan 26 GHz. Sebenarnya kita sudah ready. Namun para Operator menyampaikan surat lah ke kami begitu. Untuk meminta agar spektrum itu dilelangnya bersamaan dengan 2,6 GHz,” kata Ismail di Jakarta, Kamis (12/9/2024).

    Menurutnya para operator memiliki kalkulasi ekonomi. Kemungkinan jika tiga frekuensi dilelang bersamaan akan jauh lebih baik.

    “Kalau menurut jadwal, 2,6 Ghz itu kan berakhir di akhir tahun. Berarti kita bisa early 2025 early first quarter harapan kita,” ungkapnya.

    Ditanya apakah harga tiga frekuensi akan lebih murah, dia mengatakan pihaknya akan menghitungnya sesuai kalkulasi harga. Bukan membuat lelang semakin murah, namun akan dibuat sedemikian rupa agar tidak membebankan operator terlalu besar.

    Opsi insentif tengah dibicarakan. Salah satunya terkait waktu pembayaran dan pilihan untuk menyicil.

    “Ya, bisa dicicil, bisa diatur-atur waktunya dan sebagainya. Sehingga cash flow itu tetap terjaga untuk pembangunannya kan,” kata Ismail.

    Sebelumnya 700 Mhz dan 26 Ghz direncanakan akan dilelang pertengahan tahun 2024. Namun akhirnya ditunda, Ismail menjelaskan ada permintaan dari para operator untuk diundur.

    “Itu para operator mengajukan minta mundur. Mereka minta jangan cepat-cepat,” jelasnya ditemui Juli lalu.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Waspada! Bahaya Penipuan Berbasis AI Menggunakan Deepfake




    Next Article



    Kominfo Ungkap Jadwal Lelang Frekuensi, Harganya Triliunan?



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.