Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»OpenAI Punya Teknologi Ancam Umat Manusia, Karyawan Ketakutan
    Insight News

    OpenAI Punya Teknologi Ancam Umat Manusia, Karyawan Ketakutan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 November 2023Updated:23 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa hari sebelum CEO Sam Altman dipecat, beberapa anggota tim riset perusahaan tersebut mengirim surat peringat ke dewan komisaris OpenAI. Mereka cemas OpenAI mengembangkan teknologi yang bisa mengancam umat manusia.

    Reuters menyatakan ada dua alasan di balik keputusan dewan komisaris OpenAI memecat Sam Altman, yaitu surat peringatan dari pegawai dan algoritma AI.

    Menurut sumber Reuters, Mira Murati, CTO OpenAI yang sempat menjadi CEO sementara setelah Altman dipecat, mengungkapkan kepada para pegawai OpenAI bahwa alasan pemecatan Altman adalah teknologi yang diberi nama Q* (baca: Q-Star).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    OpenAI, perusahaan pembuat ChatGPT, disebut telah berhasil mengembangkan Q* sehingga lebih cerdas manusia. Beberapa anggota tim OpenAI percaya bahwa Q* sudah mencapai tahap komputer supercerdas dengan inteligensia lebih tinggi dari manusia, yang dikenal dengan nama artificial general intelligence (AGI).

    Dengan dukungan daya komputasi yang berlimpah, Q* mampu memecahkan permasalahan matematika tertentu. Q* disebut bisa mengerjakan soal matematika level sekolah dasar dengan lancar. Kesuksesan ini membuat peneliti OpenAI optimistis dengan masa depan pengembangan model AI tersebut.

    Altman, yang dipecat pada Jumat, telah diumumkan kembali menempati posisi CEO perusahaan. Keputusan ini mengakhiri diskusi, perdebatan, dan persuasi alot selama lima hari terakhir, menyusul pemecatan mendadak Altman.

    OpenAI, yang merupakan startup dengan valuasi paling tinggi di AS, mengatakan telah mencapai kesepakatan prinsip untuk kembalinya Altman.

    Perusahaan pemilik aplikasi chat bot ChatGPT itu juga merombak dewan komisarisnya.

    Mantan kepala eksekutif Salesforce Bret Taylor, mantan Menteri Keuangan AS Larry Summers, dan pendiri Quora Adam D’Angelo akan menjadi bagian dari dewan komisaris di startup AI tersebut.



    Artikel Selanjutnya


    Jokowi Mau Kasih Golden Visa untuk Bos ChatGPT Sam Altman

    (dem/dem)


    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.