Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»OnePlus Comeback ke RI Setelah 6 Tahun, Apa Hebatnya?
    Insight News

    OnePlus Comeback ke RI Setelah 6 Tahun, Apa Hebatnya?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 April 2023Updated:13 April 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – OnePlus akhirnya comeback ke Indonesia setelah 6 tahun hengkang sejak Juni 2017. Hari ini, Kamis (13/4/2023), pabrikan asal China itu menggelar event besar pertamanya di Tanah Air.

    Sebagai informasi, OnePlus pertama kali hadir di Indonesia pada 2015 melalui produk yang dinamai ‘One’. Mekanisme penjualannya terbatas di gerai online untuk memangkas biaya distribusi.

    Kehadiran OnePlus di Indonesia kala itu berselang 2 tahun setelah peluncuran globalnya pada Desemper 2013 di China. OnePlus membawa angin segar di pasar HP yang kala itu tengah jenuh.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dari segi desain dan strategi marketing, OnePlus tampak menyasar anak muda. Di luar negeri, HP ini banyak diminati gegara mekanisme penjualannya kala itu yang menerapkan sistem undangan.

    Jadi, ada kesan eksklusif dan hipster bagi mereka yang menggenggam HP OnePlus. Ketika hadir di Indonesia, OnePlus menggandeng e-commerce Lazada. Namun, penjualannya tak meniru sistem undangan seperti di negara lain.

    Selain itu, keunikan lain dari OnePlus adalah sistem operasi yang menggunakan Android termodifikasi oleh perusahaan Cyanogen. Kala itu, sistem operasinya dianggap sebagai salah satu poin jualan lebih dari OnePlus.

    Belum lagi harganya yang terhitung miring untuk spesifikasi prima yang diusung. Kisaran harga ponsel OnePlus ada di rentang Rp 4-5 jutaan.

    Tak terlalu murah, namun juga tak mahal. Inilah yang menjauhkan kesan ‘murahan’ pada brand OnePlus. Ada pula anggapan bahwa pemilik OnePlus adalah mereka yang ‘mengerti teknologi’ alias ‘geeky’.

    Sayangnya, OnePlus hanya bertahan selama kurang lebih 2 tahun di RI. Pabrikan tersebut tak bisa memenuhi regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah untuk perangkat jaringan 4G, yakni sebesar 30%.

    OnePlus hanya sempat membawa 3 ponsel di Indonesia. Produk keduanya adalah OnePlus 2, lalu yang terakhir adalah OnePlus X.

    OnePlus X sendiri merupakan versi murah dari OnePlus 2. Seri ini dijual dengan sistem flash sale di platform Blibli pada Maret 2016. Jaringannya diturunkan jadi 3G, karena kala itu ponsel 4G di Indonesia hanya boleh dipasarkan jika sudah memenuhi aturan TKDN.

    Kini, OnePlus kembali ke pasar Tanah Air. Ia berada di bawah naungan BKK Group, perusahaan yang juga merupakan induk Oppo dan Vivo.

    Kembalinya OnePlus termasuk berani, sebab pasar HP Tanah Air sedang tak seksi. Laporan IDC menunjukkan penurunan sebesar 14,3% secara tahun-ke-tahun (YoY).

    Penurunan ini terjadi pertama kalinya setelah 13 tahun berturut-turut selalu mengalami pertumbuhan. Sepanjang 2022, hanya 35 juta unit HP yang dikapalkan, turun dari 40,9 juta unit pada tahun sebelumnya.

    Menurut analisa IDC, salah satu faktor penyebab menurunnya daya beli masyarakat adalah inflasi dan kondisi ekonomi yang tak menentu. Mereka disebut fokus pada pemenuhan kebutuhan primer.

    Ke depan, IDC memprediksi pasar HP murah akan tertekan. Tren masyarakat adalah membeli HP premium yang lebih berkualitas agar lebih awet dipakai.

    Lantas, mampukan OnePlus menjawab tantangan tersebut? Apalagi, pabrikan HP di Indonesia selama bertahun-tahun dikuasai 5 vendor yang namanya sudah besar (Oppo, Samsung, Vivo, Xiaomi, Realme).

    Kita tunggu saja gebrakan dan produk-produk teranyar dari OnePlus yang akan meramaikan persaingan ponsel Tanah Air.


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.