Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Omicron Baru Ditemukan, Ini yang Diketahui dari Varian XE
    Insight News

    Omicron Baru Ditemukan, Ini yang Diketahui dari Varian XE

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 April 2022Updated:7 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dunia kembali dihadapkan dengan kehadiran varian baru bernama XE. Varian itu baru terdeteksi di Inggris dari awal tahun ini dan sudah ada 637 pasien secara nasional.

    Varian XE ini merupakan hasil campuran strain BA.1 dan BA.2. Campuran tersebut dikenal sebagai rekombinan, jenis varian yang bisa terjadi saat seseorang terinfeksi dua atau lebih varian saat bersamaan. Dengan begitu akan ada pencampuran materi genetik di dalam tubuh pasien.

    Berikut beberapa fakta soal varian XE, dirangkum dari CNBC Internasional, Kamis (7/4/2022):

    Tingkat Keparahan dan Efektivitas Vaksin

    Data badan kesehatan Inggris atau UKHSA menunjukkan tingkat pertumbuhan XE mencapai 9,8% di atas BA.2. Sementara WHO menempatkan angka 10%.

    UKHSA sendiri belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait XE karena bukti yang tidak mencukupi. Termasuk soal tingkat keparahan dan efektivitas vaksin melawan varian tersebut.

    “Rekombinan khusus ini, XE telah menunjukkan tingkat pertumbuhan bervariasi dan kami belum bisa memastikan apa memiliki keunggulan pertumbuhan sebenarnya. Sejauh ini tidak ada cukup bukti untuk menarik kesimpulan soal penularan, tingkat keparahan, atau efektivitas vaksin,” jelas kepala penasihat medis UKHSA, Susan Hopkins.

    Kasus di Inggris

    XE hadir saat Inggris menghadapi lonjakan infeksi baru. Namun varian itu menyumbang kurang dari 1% dari total kasus Covid-19 di sana.

    Kantor Statistik Nasional melaporkan 1 dari 13 orang terinfeksi Covid-19 pada 16 Maret, menjadi yang tertinggi sejak survei dijalankan pada April 2020. Untuk rawat inap meningkat lebih dari 7% pada minggu terakhir menjadi lebih dari 16.500.

    Laporan Imperial College mengatakan 8,31% dari kelompok usia di atas 55 tahun dinyatakan positif pada akhir Maret. Jumlahnya hampir 20 kali lipat rata-rata prevalensi yang tercatat sejak survey dimulai Mei 2020. Kasus diantara anak-anak dan dewasa muda tampak melandai.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.