Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ombak di Pantai Amerika Mendadak Berubah Jadi Pink, Ada Apa?
    Insight News

    Ombak di Pantai Amerika Mendadak Berubah Jadi Pink, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ombak tak biasa terlihat di lepas pantai San Diego, Amerika Serikat (AS). Namun tampilan air berwarna pink itu buatan dari sebuah eksperimen berjudul Pinc.

    Pinc singkatan dari Plumes in Nearshore Conditions, menggunakan pewarna pink yang aman untuk lingkungan. Proyek ini merupakan gabungan tim peneliti University of California, Scripps Institution of Oceanography, dan University of Washington.

    Para peneliti merilis pewarna air laut sebanyak tiga kali. Melasir Popsci, Kamis (2/2/2023), kegiatan berlangsung pada 20 Januari, akhir Januari dan awal Februari.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Eksperimen berusaha menyelidiki bagaimana aliran air tawar kecil berinteraksi dengan zona selancar. Popsci mencatat muara dan sungai punya peran penting untuk memberikan air tawar, selain pada sedimen dan kontaminan ke laut pesisir.

    Dengan pemberian warna ini, para peneliti dapat melacak pergerakan air tawar saat bertemu dengan lingkungan air laut. Di mana tempat itu biasanya lebih dingin.

    Proyek berfokus pada muara dan garis pantai sekitar Los Penasquitos Lagoon. Tiga alirannya yakni Carroll Creek, Carmel Creek dan Los Penasquitos Creek yang mengalir ke laguna dan berakhir di Samudera Pasifik.

    Pemilihan lokasi sendiri disebut karena tempat yang dinamis. Di sana juga merupakan tempat contoh utama semburan sungai kecil yang membuang material ke zona selancar.

    “Los Penasquitos Lagoon merupakan sistem yang sangat dinamis, dengan elemen berbeda berubah setiap hari, seringkali bahkan selama satu hari,” jelas anggota tim peneliti dan sarjana post doctoral Scripps, Alex Simpson.

    “Saya menantikan melihat bagaimana keseimbangan kekuatan fisik, gelombang laut yang bersaing dengan aliran sungai, menentukan nasib air di muara saat masuk ke samudera pada saat kami melakukan percobaan lapangan”.

    [Dexpert.co.id]


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.