Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»OJK Ungkap Gaya Penipuan Baru Lewat Pinjol Ilegal, Rekening Auto Ludes
    Insight News

    OJK Ungkap Gaya Penipuan Baru Lewat Pinjol Ilegal, Rekening Auto Ludes

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Mei 2024Updated:14 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Makin banyak modus penipuan baru di sektor keuangan. Masyarakat diminta lebih berhati-hati, sebab rekening bisa ludes jika terkena perangkat.

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap beberapa modus baru yang dilancarkan para penipu di era teknologi yang serba modern. Salah satu modusnya memanfaatkan pinjol ilegal.

    Jika tiba-tiba rekening Anda ditransfer uang pinjaman padahal merasa tak pernah melakukan permohonan pinjol, maka perlu hati-hati.

    “Penipu akan menelpon minta dikembalikan uang yang salah transfer tersebut. Padahal, hitungannya menjadi utang korban dengan bunga yang berat,” kata Anggota Dewan Komisioner (ADK) merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Frederica Widyasari Dewi, dalam RDK OJK, Senin (13/5/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu, ada juga modus penawaran pekerjaan yang menarik. Masyarakat percaya, lalu mengirimkan uang deposit yang diminta. Setelah itu, duit tersebut musnah dan tak ada kejelasan soal pekerjaan yang ditawarkan.

    “Ada juga yang meminta OTP buat hack kartu kredit di dalam maupun luar negeri,” ujar Frederica.

    Ia mengimbau agar masyarakat terus waspada. Jangan pernah menyerahkan data diri, sekalipun penipu mengaku sebagai petugas bank.

    “Kalau petugas bank nggak akan meminta OTP kalau bukan kita yang menghubungi bank tersebut,” ujarnya.

    “Jangan gugup, misal saat tidur atau mau meeting jadi nggak fokus. Kalau menggunakan jasa keuangan ilegal, bisa saja penipu bobol data masyarakat,” ia menjelaskan.



    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.