Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nvidia Akui Diretas, Hacker Curi Data Penting Perusahaan?
    Insight News

    Nvidia Akui Diretas, Hacker Curi Data Penting Perusahaan?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Maret 2022Updated:2 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Nvidia mengungkapkan pelaku peretasan (hacker) yang terjadi beberapa hari lalu berhasil mencuri informasi perusahaan dan kredensial karyawan. Data-data itu juga dilaporkan mulai dibocorkan secara online.

    Informasi hasil pencurian itu berasal dari hasil penyelidikan yang dilakukan perusahaan dalam waktu hampir satu minggu. Nvidia tak merinci data apa saja dan berapa banyak data yang berhasil diretas saat itu. 

    “Kami menyadari bahwa pelaku mengambil kredensial karyawan dan beberapa informasi kepemilikan Nvidia dari sistem kami dan mulai membocorkan secara online,” kata juru bicara perusahaan kepada CNN, dikutip Rabu (2/3/2022).

    Selain itu, terungkap juga tidak ada indikasi serangan bagian dari ransomware (virus malware). Juru bicara Nvidia juga menambahkan peretasan tidak terkait dengan perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

    Pihak Nvidia juga mengharapkan tidak ada gangguan pada operasi bisnis yang berasal dari pelanggaran. Raksasa pembuat chip asal Amerika Serikat (AS) itu baru mengetahui adanya peretasan pada 23 Februari 2021 lalu.

    Mengutip The Verge, kelompok peretas Lapsus$ mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Kelompok tersebut juga mengancam Nvidia membuat drivernya menjadi open source jika tidak ingin ada data yang bocor lagi.

    Kelompok itu juga mengklaim memiliki satu terabyte data dari Nvidia, ungkap laporan PCMag. Sementara dari pesan yang dilihat The Verge, para peretas terdapat folder perangkat keras berukuran 250GB dan berisi informasi mengenai ‘semua GPU Nvidia terbaru’ termasuk RTX 390 Ti.

    Dalam pesan sebelumnya, Lapsus$ mengancam akan membocorkan file jika Nvidia tidak menghapus batasan pada kartu grafis terbarunya. Lalu pelaku peretasan memperbarui tuntutannya, menambahkan kondisi membuat driver GPU Nvidia sepenuhnya open source.

    Lapsus$ memberikan tenggat waktu untuk membuat keputusan hingga hari Jumat mendatang.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.