Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nonton Langsung Piala Dunia di Qatar? Awas Dibuntuti 24 Jam
    Insight News

    Nonton Langsung Piala Dunia di Qatar? Awas Dibuntuti 24 Jam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 November 2022Updated:18 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Ahli keamanan siber Eropa mengungkap ancaman terhadap data pribadi penonton Piala Dunia 2022 di Qatar. Aplikasi tiket dan Covid-19 Qatar berpotensi membantu pengunjung dimata-matai 24 jam.

    Otoritas siber dari Jerman, Norwegia, dan Prancis merilis notifikasi tentang aplikasi tiket dan akomodasi Piala Dunia Qatar yaitu Hayya dan aplikasi contact tracing Covid-19 Ehteraz.

    Menurut otoritas keamanan siber dari tiga negara, akses yang diminta oleh Hayya dan Ehteraz terhadap data pemilik ponsel ada di level “mencurigakan”. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Qatar mewajibkan kedua aplikasi diunduh oleh mereka yang ingin menghadiri berbagai acara di ajang Piala Dunia, termasuk pertandingan. Permasalahannya, data yang diminta oleh Hayya dan Ehteraz justru melanggar regulasi Uni Eropa tentang hak asasi fundamental dan pelindungan data pribadi.

    Hayya dan Ehteraz diketahui meminta akses ke metadata panggilan telepon, yang biasanya digunakan untuk menetapkan lokasi geografis ponsel, dan data lain tentang pergerakan ponsel. Kedua aplikasi juga mencegah ponsel pindah ke mode Sleep, sehingga pengguna tidak bisa mematikan atau membuat panggilan telepon dan pesan instan menjadi senyap.

    Selain itu, aplikasi buatan pemerintah Qatar bisa mengirim data dari ponsel ke server sehingga ada potensi data pengguna digunakan oleh pihak ketiga selain pengelola aplikasi. Biasanya, aplikasi hanya mengakses data dari ponsel tapi tidak bisa memindahkan atau menyalin data tersebut ke tempat lain.

    “Ada kemungkinan bahwa para pengunjung Qatar, terutama dari kelompok yang rentan, dimonitor oleh otoritas Qatar,” kata Otoritas Pelindungan Data Norwegia.

    Para ahli siber menyarankan agar pengunjung Piala Dunia 2022 di Qatar menggunakan ponsel kedua, yang digunakan hanya untuk mengunduh Hayya dan Ehteraz untuk membatasi akses pemerintah setempat ke data pribadi. Selain itu, pengunjung disarankan tidak menggunakan jaringa WiFi terbuka.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    FIFA Pakai Teknologi Ini, Hakim Garis Bisa Nganggur

    (dem)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.