Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ngerinya Ledakan Maut Kapal Selam Titanic, Ini Kata Pakar
    Insight News

    Ngerinya Ledakan Maut Kapal Selam Titanic, Ini Kata Pakar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Juni 2023Updated:23 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kapal selam wiasata Titanic yang hilang kontak sejak Minggu (18/6) lalu akhirnya ditemukan dalam bentuk puing-puing. Lima penumpang di dalamnya dinyatakan tewas.

    Laksamana Muda Penjaga Pantai AS John Mauger mengatakan, kendaraan selam robotik yang dikerahkan dari kapal Kanada menemukan puing-puing dari kapal selam yang dinamai ‘Titan’ pada Kamis (22/6) pagi kemarin waktu setempat.

    Puing-puing itu berada di dasar laut sekitar 1.600 kaki (488 meter) dari haluan Titanic, 2,5 mil (4 km) di bawah permukaan. Lima fragmen utama Titan sepanjang 22 kaki (6,7 meter) terletak di bidang puing-puing yang tersisa dari kehancurannya, termasuk kerucut ekor kapal dan dua bagian lambung tekanan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ketika sebuah kapal selam meledak, badannya akan hancur dengan sendirinya berkat tekanan air yang sangat tinggi. Di lokasi bangkai kapal Titanic dengan kedalaman 3.800 meter, tekanannya mencapai 6.000 PSI atau 400 kali lebih tinggi ketimbang tekanan di permukaan.

    Sebenarnya, tiap kapal selam sudah dirancang untuk tahan terhadap tekanan yang sangat kuat. Namun, jika terjadi kerusakan pada kapal, bisa jadi kebocoran memicu kapal meledak ketika mendapat teknanan tinggi.

    Selain itu, listrik yang korslet juga bisa menyebabkan terjadinya kecacatan pada kapal selam, sehingga memicu terjadinya ledakan pada tekanan ekstrem.

    “Insiden ini bisa terjadi sangat cepat,” kata Stefan William, profesor robotik bawah laut dari University of Sydney, dikutip dari Insider, Jumat (23/6/2023).

    Ia mengatakan ledakan pada Titan kemungkinan besar merupakan implosion, kebalikan dari explosion. Sebagai informasi, explosion adalah ledakan seperti bom yang bergerak ke luar. Sementara implosion merupakan ledakan ke arah dalam yang menyebabkan objek hancur berkeping-keping dengan sendirinya.

    OceanGate, perusahaan yang mengoperasikan Titan, mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada yang selamat. Di antara kelima orang di kapal Titan, ada pendiri dan kepala eksekutif perusahaan, Stockton Rush, yang mengemudikan Titan.

    Empat lainnya adalah miliarder dan penjelajah Inggris Hamish Harding (58) pengusaha kelahiran Pakistan Shahzada Dawood (48) dan putranya yang berusia 19 tahun, Suleman, keduanya warga negara Inggris, dan ahli kelautan Prancis dan ahli Titanic terkenal Paul-Henri Nargeolet (77) yang telah mengunjungi bangkai kapal itu puluhan kali.

    (fab/fab)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.