Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ngeri! Ilmuwan Sebut Bumi Bakal Hadapi Kepunahan Masal
    Insight News

    Ngeri! Ilmuwan Sebut Bumi Bakal Hadapi Kepunahan Masal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Desember 2022Updated:11 Desember 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa ilmuwan mengatakan bahwa dunia saat ini kembali berada dalam ancaman kepunahan massal. Hal ini diakibatkan memburuknya kondisi alam yang rusak akibat kegiatan manusia.

    Dalam pertemuan COP15 di Montreal, Kanada, para ilmuwan perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia seperti perubahan penggunaan lahan dan polusi dengan cepat mengubah planet ini. Ini kemudian mempersulit spesies untuk beradaptasi dan bertahan hidup.

    Membuka forum tersebut, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa satu juta spesies kini ‘tersudut di tepi jurang’.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Di seluruh dunia, selama ratusan tahun, kita telah melakukan hiruk pikuk kekacauan, dimainkan dengan alat penghancur,” katanya dikutip BBC News, Minggu, (11/12/2022).

    Para ahli mengatakan bahwa bumi kehilangan spesies jauh lebih cepat daripada evolusi menciptakannya. Beberapa menebalkan kembali poin-poin terkait kepunahan massal baru, yang akan juga mengorbankan manusia.

    Catatan terbatas yang tersedia menunjukkan bahwa kita telah kehilangan kurang dari 1% spesies selama 500 tahun terakhir. Namun banyak ilmuwan percaya angka sebenarnya bisa jauh lebih tinggi, karena sebagian besar spesies yang ketahui tidak dideskripsikan hingga pertengahan 1800-an.

    “Kami sedang mengubah jalur evolusi. Bahkan jika kita tidak dalam kepunahan massal, yang kita lakukan adalah mempertaruhkan sistem yang memungkinkan kita untuk bertahan hidup,” kata Dr Gerardo Ceballos, ahli ekologi di Universitas UNAM Mexico City.

    Pada tahun 2015 para ilmuwan mempelajari koleksi museum, catatan, dan akun ahli dari 200 spesies siput darat yang diketahui. Mereka menemukan bahwa banyak yang belum terlihat di alam liar sejak awalnya diklasifikasikan sebagai spesies dan sepersepuluh kemungkinan besar sudah punah.

    Jika dianggap sebagai tanda tren yang lebih luas, para peneliti itu memperkirakan bumi telah kehilangan antara 7,5-13% dari semua spesies yang diketahui.

    “Ada sinyal di sana untuk kehilangan yang sangat besar yang tidak mewakili data saat ini,” kata Dr Alexander Lees, seorang ahli burung di Universitas Metropolitan Manchester yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

    Saat para pemimpin di KTT COP15 mencoba menetapkan target untuk melindungi alam selama dekade berikutnya, para pecinta lingkungan berharap bahwa dunia akan berkomitmen untuk melindungi 30% daratan dan lautan pada tahun 2030.

    Beberapa akademisi pun menyebut masih ada harapan bagi manusia untuk membantu pemulihan satwa liar dan menyelamatkan banyak spesies dari kepunahan jika membatasi pemanasan global hingga 1,5°C dan melindungi habitat utama.

    “Habitat yang dapat menampung jaringan ekologi, bukan hanya spesies individu, tampaknya menjadi cara terbaik untuk membantu pemulihan alam,” ujar Prof David Jablonski, ahli paleontologi di University of Chicago.

    “Ada spesies yang akan punah jika kita tidak berusaha melindunginya,” tambah Prof Stuart Pimm, ahli biologi di Duke University.

    “Kita sudah tahu bahwa tindakan konservasi memperlambat laju kepunahan. Dengan kata lain, kita memiliki dampak.”

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ahli Prediksi Sisa Umur Matahari, Berapa Lama Lagi?

    (RCI/dhf)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.