Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ngeri! Balon Mata-mata China Dibedah, Isinya Teknologi Ini
    Insight News

    Ngeri! Balon Mata-mata China Dibedah, Isinya Teknologi Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Februari 2023Updated:11 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Balon China yang diduga sebagai mata-mata mengudara di langit AS selama berhari-hari sebelum akhirnya ditembak jatuh oleh jet tempur militer AS.

    Menurut Departemen Luar Negeri AS, balon tersebut ternyata memuat banyak antena yang mampu mengumpulkan sinyal intel negara adikuasa. Sejauh ini, temuan menunjukkan balon itu terkait dengan militer China.

    “Dari foto-foto yang diambil, terkonfirmasi kehadiran paket antena yang mampu mengoleksi data dan melacak komunikasi,” kata pemerintah AS, dikutip dari CNBC International, Kamis (10/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ada solar panel yang cukup besar untuk memproduksi daya sehingga beragam sensor untuk mengumpulkan data intel bisa dioperasikan,” pemerintah melanjutkan.

    Pemerintah AS menyebut bahwa teknologi yang tersemat di dalam balon mata-mata China diketahui dari foto-foto yang diambil oleh jet U-2 AS. Lebih lanjut, AS yakin bahwa pabrikan yang membuat balon tersebut punya hubungan langsung dengan militer China.

    “Balon ini sengaja dirancang untuk operasi pengintaian yang biasanya diarahkan oleh militer,” ujar juru bicara AS.

    Menurutnya, AS bakal melihat lebih dalam untuk mengekspos berbagai upaya mata-mata China yang membahayakan keamanan negara dan para sekutu.

    Tim Media Pentagon mengatakan bahwa AS telah mengumpulkan beragam informasi tentang balon mata-mata China, sehingga ke depannya bisa mendeteksi jika upaya yang sama dilancarkan.

    Sebelumnya, pemerintah AS sesumbar bahwa sejak era Presiden Donald Trump, balon China sudah banyak yang mengudara di teritori AS. Selanjutnya, di era Joe Biden, balon tersebut masih berani masuk ke langit AS.

    “Yang kami lakukan sekarang adalah mengumpulkan semua informasi, sehingga balon-balon yang sebelumnya tidak teridentifikasi bisa kami analisis untuk tahu bahwa itu adalah balon China,” kata sekretaris media Pentagon, Pat Ryder.

    “Kami tahu bahwa mereka mau mengintai kawasan strategis, termasuk beberapa basis strategis kami di kontinental AS,” ia menambahkan.

    [Dexpert.co.id]

    (tib)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.