Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Netflix Minggir Dulu, Dunia Streaming Punya Penguasa Baru
    Insight News

    Netflix Minggir Dulu, Dunia Streaming Punya Penguasa Baru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Agustus 2022Updated:11 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Netflix harus merelakan posisinya sebagai raja streaming global. Kini, jumlah pelanggan streaming Disney sudah melampaui Netflix.

    Meskipun baru berdiri pada 2017, Disney mampu menyalip Netflix dalam hal jumlah pelanggan streaming. Pemilik brand Marvel, Star Wars, dan Mickey Mouse ini melaporkan 221,1 juta pelanggan streaming di semua platformnya yaitu Disney+, ESPN+, dan Hulu.

    Di sisi lain, jumlah pelanggan streaming Netflix yang terakhir kali dipublikasikan hanya sebanyak 220,7 juta.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Disney+ berhasil memikat 14,4 juta pelanggan baru selama kuartal II 2022, mengandalkan serial terbaru dari franchise Star Wars yaitu Obi-Wan Kenobi dan serial tentang pahlawan super yang berasal dari komunitas muslim yaitu Ms. Marvel.

    “Disney berhasil meningkatkan pangsa pasar saat Netflix justru kewalahan untuk menambah pelanggan baru,” kata analis dari Investing.com Haris Anwar.

    “Disney masih memiliki ruang untuk tumbuh di pasar internasional, pasar tempat mereka meluncurkan layanannya dengan cepat dan terus menambah pelanggan baru.”

    Di tengah kenaikan jumlah pelanggan, Disney berencana menaikkan harga berlangganan Disney+ tanpa iklan sebesar 38% pada Desember. Bagi pelanggan yang tidak ingin membayar lebih mahal, mereka menyediakan opsi langganan dengan jeda iklan.




    Foto: Poster Ms Marvel (Tangkapan layar)

    Paket berlangganan Disney+ tanpa iklan rencananya dibanderol US$10,99 atau sekitar Rp 163.000, sedangkan paket berlangganan dengan iklan yang mulai tersedia pada 8 Desember adalah US$7,99 atau sekitar Rp 118.000.

    Di Indonesia, Disney+ tersedia lewat kerja sama Disney dengan perusahaan streaming asal India, Hotstar. 

    CFO Disney Christine McCarthy menyatakan Disney memperkirakan unit bisnis streaming-nya baru berhasil membukukan laba pada 2024. Pada kuartal terakhir, divisi streaming Disney rugi US$1,1 miliar.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Pendapatan Meroket Tapi Netflix Kehilangan 200 Ribu Pelanggan

    (dem)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.