Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»‘Neraka’ di Tata Surya Diselimuti Gunung Berapi
    Insight News

    ‘Neraka’ di Tata Surya Diselimuti Gunung Berapi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Desember 2022Updated:16 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pesawat antariksa Juno milik NASA menangkap citra inframerah bulan Jupiter, Io, dari jarak 80.000 kilometer.

    Dalam gambar yang diambil pada 5 Juli dan baru dirilis itu, terlihat bentuk aliran lahar dan danau lava sebagai titik merah seperti “neraka” di tata surya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Anda dapat melihat titik panas vulkanik. Kami dapat memantau selama misi utama – lebih dari 30 orbit – bagaimana ini berubah dan berkembang,” kata Scott Bolton, penyelidik utama pesawat ruang angkasa NASA Juno, dikutip dari Science Alert, Jumat (16/12/2022).

    Io sendiri merupakan rumah bagi ratusan gunung berapi. Tapi anehnya, para ilmuwan menemukan lebih banyak titik vulkanik di wilayah kutub daripada di wilayah ekuator planet.

    Wahana antariksa Juno telah mengorbit Jupiter sejak 2016. Setelah mempelajari raksasa gas itu, Juno terbang melewati bulan Jupiter, Ganymede pada 2021 dan melewati Europa awal tahun ini.

    Pesawat ruang angkasa dijadwalkan untuk menjelajahi Io, di mana menurut NASA merupakan sebuah tempat paling vulkanik di tata surya. Ini adalah yang pertama dari sembilan kali jadwal terbang lintas yang direncanakan Juno selama satu setengah tahun ke depan.

    Para ilmuwan berharap dapat mengumpulkan lebih banyak data tentang gunung berapi bulan dan daya magnetnya, yang berperan sebagai “tarik tambang” untuk membentuk aurora Jupiter, saat mereka terbang melewatinya.

    “Ketika kita melihat gunung berapi berubah dan menjadi aktif dan kurang aktif, mereka menggerakkan magnetosfer monster raksasa Jupiter,” kata Bolton pada hari Rabu.

    Data dan wawasan yang diperoleh Juno dapat membantu menginformasikan misi masa depan untuk mempelajari bulan-bulan Jupiter, seperti misi Clipper NASA, yang akan menyelidiki apakah Europa dapat mendukung kehidupan.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    NASA Minta Bantuan Tokoh Ini Pecahkan Misteri Alien

    (mij/mij)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.