Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nasib Pegawai Facebook Merana Usai PHK Massal, Ini Buktinya
    Insight News

    Nasib Pegawai Facebook Merana Usai PHK Massal, Ini Buktinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Maret 2023Updated:30 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Usai melakukan PHK massal, Facebook dilaporkan makin ‘ketat’ mengawasi kinerja karyawan sisa yang tak terdampak. Raksasa Menlo Park tersebut kabarnya sampai memangkas bonus karyawan besar-besaran.

    Adapun pengurangan bonus itu berlaku untuk pegawai yang performanya dianggap ‘rata-rata’. Hal ini tercantum dalam memo internal yang bocor ke Wall Street Journal.

    Selain bonus yang dipotong, karyawan berkinerja rata-rata juga akan dibatasi untuk mendapat persenan saham Meta, perusahaan induk Facebook.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebelumnya, bonus sudah dipangkas sebesar 65%, lalu dipotong lagi 85%, dikutip dari NYPost, Rabu (29/3/2023).

    “Kami paham keputusan ini mengecewakan bagi banyak pegawai. Namun, kebijakan ini perlu dilakukan untuk melanjutkan fokus kami menjunjung performa kerja berkualitas tinggi,” begitu tercantum pada memo internal.

    Pengetatan bujet dan review kinerja yang lebih mencekam ini menyusul pengumuman PHK massal yang berdampak ke 10.000 pegawai baru-baru ini. Sebelumnya, Meta sudah pernah PHK 11.000 pegawai pada November 2022 lalu.

    Selain pemotongan bonus yang besar, Meta juga akan melakukan review kinerja pegawai lebih sering, yakni 2 kali dalam setahun. Jika karyawan mendapat hasil negatif selama 2 kali berturut-turut, Meta tak segan-segan melakukan PHK bagi pegawai tersebut.

    Review kinerja karyawan akan memasukkan mereka ke dalam 3 kategori. Masing-masing adalah ‘di bawah standar’, ‘di atas standar’, dan ‘sangat baik’.

    Dihubungi Reuters, juru bicara Meta menegaskan bahwa review kinerja karyawan tidak berhubungan dengan restrukturisasi yang tengah dijalankan perusahaan.

    “Kami mengubah proses penentuan performa karyawan, belajar dari beberapa masukan dan pengalaman tahun lalu untuk mengoptimalkan masa depan perusahaan,” kata dia.

    Dalam pengumuman PHK baru-baru ini, CEO Meta, Mark Zuckerberg mengatakan perusahaannya juga membekukan proses rekrutmen untuk 5.000 posisi.


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.