Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nasib Pedagang HP Miris, Ternyata PRJ Biang Keroknya
    Insight News

    Nasib Pedagang HP Miris, Ternyata PRJ Biang Keroknya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Juli 2023Updated:7 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2023 ternyata berdampak pada toko-toko HP di kawasan ITC Kuningan dan Ambassador. Beberapa penjual mengatakan selama PRJ berlangsung, tokonya jadi sepi pengunjung.

    Dua orang penjual HP di kawasan tersebut,  Fiki dan Ana, mengakui jika PRJ membuat toko-tokonya sepi pengunjung. Liburan sekolah pada periode bulan Juni dan Juli dikatakan turut bikin pengunjung toko HP sepi.

    “Iya, pengunjung sih ada. Tapi sehari bisa sepi,” kata seorang penjual HP bernama Fiki kepada CNBC Indonesia, Kamis (6/7/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Semenjak ada PRJ [jadi makin sepi],” ungkap Ana.

    Didi, pemilik toko HP di ITC, juga mengatakan hal serupa. Pengunjungnya drop bulan lalu dengan adanya banyak acara.

    “Bulan kemarin drop banget. Ada momen Idul Adha, perpisahan anak sekolah, PRJ. Trafik user berkurang ke ITC. Lebih banyak yang ke PRJ,” kata Didi.

    Toko yang dikelola Novi sempat ramai pengunjung awal bulan Juni lalu. Namun, saat PRJ dibuka pada pertengahan bulan lalu, tokonya langsung sepi pengunjung.

    Dia menceritakan hanya ada 1-2 orang yang mampir ke tokonya. Namun mereka bukan untuk membeli HP.

    “PRJ buka langsung ga ada orang sama sekali. Enggak ada yang dateng. Awal bulan kemaren mulai ramai, eh pertengahan [enggak ada orang]. Ada 1-2 orang tapi sekadar keliling, bukan mau beli,” kata dia.

    Libur anak sekolah pada pertengahan tahun memang jadi waktu toko-toko HP di kawasan itu sepi, ungkap Novi. Untuk tahun ini, ditambah dengan adanya acara PRJ.

    “Akhir Mei-Juni-Juli kurang. Karena orang larinya kayaknya mau bayar pendidikan,” jelas Novi.

    Sedangkan penjualan HP tertinggi di tokonya terjadi saat momen liburan akhir tahun. Termasuk saat Natal, karena banyak pembeli yang membeli ponsel untuk dijadikan hadiah.

    “Natal biasanya ngasih kado, cenderung naikin penjualan,” ungkapnya.



    Artikel Selanjutnya


    Warga RI Enggan Beli HP Baru, Smartphone Jenis Ini Tak Laku

    (npb)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.