Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nasib Badak Afrika Disuntik Pakai Nuklir, Ini Alasannya
    Insight News

    Nasib Badak Afrika Disuntik Pakai Nuklir, Ini Alasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Juli 2024Updated:17 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Badak Afrika mendapatkan suntikkan bahan radioaktif. Ilmuwan Afrika Selatan memberikan alasan aksi tersebut.

    AFP mencatat, Afrika Selatan diketahui sebagai habitat badak terbesar dunia, membuatnya menjadi tempat perburuan liar. Kebanyakan cula yang diselundupkan akan dikirimkan ke wilayah Asia. Di benua tersebut, cula menjadi bahan meramu obat tradisional.

    Penyuntikkan pada cula badak itu dilakukan oleh James Larkin dari University of Witwatersrand. Tujuannya untuk mencegah penyelundupan cula ke luar negeri.

    Program itu dilakukan di fasilitas rehabilitasi dan perawatan satwa Limpopo khusus badak di wilayah timur laut Afsel. Para peneliti akan memasukkan dua chip radiasi dalam cula badak.

    Cula badak dengan radioaktif nantinya tidak bisa dikonsumsi lagi oleh manusia. Karena bagian tersebut beracun karena chip tersebut.

    Larkin memastikan badak tak merasakan sakit apapun saat dimasukkan chip. Kesehatan badak juga tidak akan terganggu.

    Sebab penyuntikkan dilakukan saat hewan itu tertidur. Selain itu dosis yang diberikan juga sangat sedikit.

    Meski disebut radioaktif yang ditanamkan sedikit, Larkin menjelaskan dosisnya cukup untuk memberikan informasi pada otoritas perbatasan negara seluruh dunia. Mereka memiliki upaya mencegah masuknya nuklir yang digunakan teroris.

    “Cukup banyak untuk memicu alarm radiasi di perbatasan negara seluruh dunia, termasuk bandara, yang aslinya dipasang untuk mencegah terorisme menggunakan nuklir,” jelasnya.

    Sejauh ini program Rhistope masih dalam tahap percontohan. Akan ada 20 badak yang masuk dalam program untuk ditanamkan radioaktif dalam culanya.

    Saksikan video di bawah ini:

    Starlink Dapat Banyak Kemudahan, Pemerintah Tak Adil ke Provider Lokal


    (dem/dem)

    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.