Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Nasi Merah Lebih Aman untuk Diabetes, Mitos atau Fakta?
    Inspiring You

    Nasi Merah Lebih Aman untuk Diabetes, Mitos atau Fakta?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman26 Juli 2023Updated:26 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Nasi adalah makanan pokok masyarakat Asia, salah satunya Indonesia. Bahkan, ada anggapan bahwa masyarakat Indonesia belum makan jika belum mengonsumsi nasi.

    Namun, mengonsumsi nasi putih terlalu banyak dapat meningkatkan risiko diabetes karena memiliki skor indeks glikemik yang tinggi. Skor indeks glikemik yang tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh secara signifikan.

    Melansir dari WebMD, hasil penelitian menunjukkan bahwa makan nasi putih secara teratur bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Hasil penelitian lainnya menemukan, mengonsumsi nasi putih dalam jumlah tinggi meningkatkan risiko diabetes sebesar 11 persen.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: Ist
    catering diet menu clean cookery

    Bagi penderita diabetes, ada beberapa jenis beras yang disarankan sebagai pengganti nasi, salah satunya adalah nasi merah.

    Melansir dari Healthline, beras merah yang mengandung tinggi serat terbukti dapat mengurangi kadar gula darah secara signifikan pada penderita kelebihan berat badan dan diabetes tipe 2.

    Dalam sebuah studi yang dipublikasikan PubMed Central pada 2017, sebanyak 16 partisipan dewasa penderita diabetes tipe dua mengalami penurunan kadar gula darah dan hemoglobin A1c setelah mengonsumsi dua porsi beras merah.

    Sebuah penelitian lain yang melibatkan 197.228 orang dewasa menemukan bahwa mengonsumsi setidaknya dua porsi beras merah per minggu dapat meminimalisir risiko awal diabetes tipe 2. Selain itu, mengubah 50 gram beras putih dengan beras merah juga mampu menurunkan risiko diabetes sebesar 16 persen.

    Selain membantu pengendalian gula darah, beras merah juga berpengaruh dalam program penurunan berat badan.

    Dalam sebuah penelitian selama enam minggu yang melibatkan 40 perempuan obesitas di Am, mengonsumsi 150 gram beras merah per hari dapat menurunkan berat badan, mengecilkan lingkar pinggang, dan indeks massa tubuh (BMI), dibandingkan dengan beras putih.



    Artikel Selanjutnya


    Simak, 6 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Cegah Diabetes

    (hsy/hsy)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.