Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Ungkap Fakta Asteroid Sebesar Bus Mau Hantam Bumi
    Insight News

    NASA Ungkap Fakta Asteroid Sebesar Bus Mau Hantam Bumi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Februari 2024Updated:23 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa waktu lalu tersiar kabar asteroid sebesar bus sekolah berisiko menghantam Bumi. Badan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA) buka suara terkait hal tersebut.

    Melansir laman Space, Jumat (23/2/2024), NASA memasukkan 2024 DW sebagai kelompok asteroid yang berpotensi berbahaya. Objek berukuran 13 meter itu memiliki jarak terdekat dengan Bumi dibandingkan asteroid lain.

    Asteroid 2024 DW dilaporkan berada di dekat Bumi pada Kamis kemarin (22/2/2024) dengan jarak 225 ribu kilometer. Jaraknya lebih dekat ketimbang Bumi dan Bulan yang terpaut 385 ribu kilometer.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jarak 2024 DW dengan Bumi memang jauh lebih dekat dibandingkan asteroid dalam kategori serupa. Misalnya ada asteroid seukuran ukuran bus lain yang melintas dengan jarak 775 ribu km.

    Lebih besar, ada asteroid berukuran jet jumbo berjarak 4 juta km dari Bumi.

    Asteroid 2024 DW tersebut ditemukan pertama kali pada 19 Februari 2024 lalu melalui survei gunung Lemmon. Ini bagian dari survei langit Catalina yang melacak asteroid dekat Bumi yang berpotensi mengancam Bumi.

    Asteroid 2024 DW ditemukan menggunakan Steward Observatory di stasiun tersebut di Pegunungan Santa Catalina, Arizona. Temuan tersebut dikonfirmasi melalui pengamatan dengan teleskop Universitas Hawaii di puncak gunung api Mauna Kea.

    Pengamatan pada objek langit itu memang biasa dilakukan. Termasuk yang menimbulkan risiko pada Bumi.

    NASA juga telah melakukan serangkaian proyek untuk memahami asteroid. Misalnya 2022 lalu, pesawat DART berhasil menabrakkan diri dengan sebuah asteroid untuk membelokkan arah orbitnya yang bertujuan menyelamatkan Bumi dari potensi tabrakan di masa depan.

    Proyek lainnya adalah pada September 2023. Pesawat OSIRIS-REx membawa sampel dari asteroid Bennu, dengan tujuan mengetahui komposisi dari batuan antariksa tersebut.




    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.