Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Temukan Galaksi Hantu, Ungkap Sejarah Kelahiran Semesta
    Insight News

    NASA Temukan Galaksi Hantu, Ungkap Sejarah Kelahiran Semesta

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Desember 2023Updated:6 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Teleskop Luar Angkasa James Webb milik NASA menemukan objek “hantu”, sebuah galaksi yang disebut sebagai “pabrik bintang.” 

    Galaksi yang diberi nama AzTECC71 sebelumnya telah dideteksi oleh teropong bintang James Clerk Maxwell di Hawaii sebagai sebuah gumpalan emisi debu. Namun, objek tersebut tak tampak lewat lensa teleskop luar angkasa Hubble.

    Dengan teknologi infra merah yang lebih sensitif, James Web mampu mendeteksi galaksi tersebut. Penemuan ini membuat para astronom kegirangan karena bisa menjadi sumber pengetahuan soal asal mula alam semesta.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Alasannya, AzTECC71 adalah galaksi pembentuk bintang yang usianya diperkirakan melebihi 1 miliar tahun atau terbentuk hanya beberapa periode setelah Big Bang.

    Observasi atas AzTECC71 mengindikasikan bahwa galaksi serupa, tempat lahirnya bintang, jauh lebih banyak dari perkiraan sebelumnya yaitu 3 hingga 10 kali lebih banyak.

    Jika betul, astronom harus mempertimbangkan kembali persepsi mereka soal bentuk alam semesta pada masa-masa awalnya yaitu ruang yang penuh dengan “debu.”

    “Benda ini benar-benar monster. Meskipun terlihat seperti gumpalan kecil, [galaksi ini] membentuk ratusan bintang baru setiap tahun,” kata Jed McKinney dari University of Texas, dalam siaran pers. “Ini berpotensi menunjukkan bahwa ada banyak galaksi lain yang masih tersembunyi.”

    Penelitian McKinney adalah bagian dari proyek COSMOS-Web, yang bertujuan memetakan 1 juta galaksi untuk mencari tahu tentang asal usul alam semesta.

    Ia menyatakan James Webb bisa “menembus tirai debu paling tebal” sehingga bakal mengubah cara pandang kita soal awal semesta alam.

    “Sebelumnya, satu-satunya cara kita bisa melihat galaksi dari awal semesta adalah lewat perspektif optik Hubble. Ini berarti pemahaman kita soal sejarah evolusi galaksi bias, karena kita hanya bisa melihat galaksi yang jelas yang tidak berdebu,” kata McKinney.


    Artikel Selanjutnya


    Amerika Mau Luncurkan Nuklir ke Luar Angkasa

    (dem/dem)


    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.