Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Temukan ‘Bumi Super’, Lebih Layak Jadi Hunian Manusia?
    Insight News

    NASA Temukan ‘Bumi Super’, Lebih Layak Jadi Hunian Manusia?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 April 2023Updated:4 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Para astronom di Transiting Exoplanet Survey Satelitte NASA berhasil menemukan sejumlah planet ‘Bumi Super’. Kabarnya, planet tersebut mengorbit di zona layak huni bintang induknya.

    Salah satunya adalah sebuah exoplanet dengan ukuran 30% lebih besar dari Bumi. Planet itu mengorbit dalam waktu kurang dari tiga hari.

    Selain itu ada juga planet raksasa berukuran 70% lebih besar dari Bumi. Planet tersebut dilaporkan kemungkinan memiliki lautan yang dalam.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kedua exoplanet ini adalah super-Bumi atau lebih besar dari Bumi tetapi lebih kecil dari raksasa es seperti Uranus dan Neptunus,” tulis space.com, dikutip Selasa (4/4/2023).

    Bumi super ini, menurut para ilmuwan, mengorbit pada sebuah bintang kerdil dingin. Bintang tersebut memiliki massa lebih kecil namun hidup lebih lama dari Matahari.

    Bintang kerdil tersebut terdapat ratusan untuk tiap bintang seperti Matahari. Ditemukan Bumi Super mengorbit 40% dari para bintang.

    “Dengan menggunakan angka itu, para astronom memperkirakan bahwa ada puluhan miliar Bumi Super di zona layak huni dan memiliki cairan, itu hanya di Bima Sakti saja. Karena semua kehidupan di Bumi menggunakan air. Air dianggap penting untuk layak huni,” kata para peneliti.

    Dari proyeksi yang ada, seperti exoplanet adalah Bumi Super. Ini menjadi paling umum di Bima Sakti. Jarak terdekatnya hanya 6 tahun cahaya dari Bumi.

    Sementara itu, para peneliti telah membuat daftar atribut untuk membuat planet kondusif bagi kehidupan. Planet lebih besar disebut aktif secara geologis, yakni fitur mendorong evolusi biologis.

    “Jadi planet yang paling layak huni akan memiliki massa kira-kira dua kali lipat Bumi dan volumenya antara 20 persen dan 30 persen lebih besar,” tulisnya.

    Volume juga akan memiliki lautan cukup dangkal untuk cahaya bisa merangsang kehidupan hingga dasar laut. Suhunya mencapai 77 derajat Fahrenheit (25 derajat celcius). Sementara itu, planet akan punya atmosfer lebih tebal dari Bumi untuk selimut isolasi.


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.