Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Mau Bangun Perumahan di Bulan, Sudah Ada Lahannya
    Insight News

    NASA Mau Bangun Perumahan di Bulan, Sudah Ada Lahannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Oktober 2023Updated:15 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bulan kerap disebut sebagai calon habitat pengganti Bumi. Penelitian pun sudah banyak dilaksanakan demi mencari lahan yang tepat dihuni di satelit Bumi tersebut.

    Manusia sudah menyasar Bulan sebagai hunian masa depan sejak misi Apollo pada tahun 1972. Padahal, Bulan memiliki struktur tanah tandus dan beracun. Ditambah lagi, tidak ada oksigen di satelit Bumi tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Debu Bulan juga sangat abrasif seperti kaca, merusak pakaian antariksa dan mesin dalam jangka waktu lama.

    Belum lagi suhu bulan terkadang bisa mencapai 600 derajat, tanpa atmosfer yang melindungi manusia dari radiasi matahari yang ganas.

    Namun, menurut Bernhard Hufenbach dari Badan Antariksa Eropa, pembelajaran untuk hidup di Bulan sebagian besar dipandang sebagai “batu loncatan” untuk bisa sampai ke Mars.

    Maka, tidak mengherankan jika NASA mengatakan kehidupan di Mars tidak akan jauh tertinggal dari kesuksesan koloni di Bulan.

    Intinya, Bulan akan bertindak sebagai tempat pelatihan untuk misi yang lebih ambisius, yakni Mars.

    Bulan akan membantu menguji proses pembuatan material baru, menyelesaikan proyek konstruksi di luar angkasa, dan memastikan bahwa struktur dapat bertahan dalam kondisi lingkungan yang intens.

    NASA mengatakan koloni ke Bulan bisa dimulai pada 2040 mendatang. Bukan hanya astronot, tetapi warga sipil biasa juga dapat tinggal di Bulan.

    Sementara yang lain mengatakan bahwa jangka waktu ini terlalu ambisius, terutama karena misi Artemis dari NASA belum dilaksanakan.


    Artikel Selanjutnya


    NASA Simulasi ‘Kiamat’ Lokal, Bumi Cuma Punya Waktu 30 Menit

    (fab/fab)


    Hitech for better life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.