Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Buka-Bukaan Alasan Voyager 1 Hilang Kontak di Antariksa
    Insight News

    NASA Buka-Bukaan Alasan Voyager 1 Hilang Kontak di Antariksa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 April 2024Updated:25 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pesawat ruang angkasa milik NASA, Voyager 1, akhirnya memberikan kabar ke Bumi. Awak tersebut sebelumnya hilang kontak selama 5 bulan sejak November 2023 lalu.

    NASA mengatakan Voyager 1 kini sudah bisa mengirimkan data ke Bumi. Antara lain terkait kesehatan dan status sistem engineer pesawat, dikutip dari laman resmi NASA, Kamis (24/4/2024).

    Lantas, apa penyebab Voyager 1 hilang kontak? Menurut temuan tim engineer Voyager di fasilitas Jet Propulsion Laboratory milik NASA di California, masalah terletak pada salah satu dari tiga komputer di dalam pesawat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Komputer itu dinamai Flight Data Subsystem (FDS). Fungsinya mengemas data sains dan engineering sebelum dikirimkan ke Bumi.

    Menurut penuturan tim, salah satu chip yang bertanggung jawab untuk menyimpan sebagian memori FDS tak bekerja dengan baik.

    Setelah mendeteksi masalahnya, tim lalu memutuskan untuk memindahkan kode chip yang bermasalah ke bagian lain pada FDS.

    Setelah proses panjang, kini sinyal dan data dari Voyager 1 akhirnya bisa dikirim kembali ke Bumi agar tim peneliti bisa melakukan analisa lebih lanjut terkait ruang interstellar.

    Voyager 1 dan kembarannya, Voyager 2, merupakan pesawat ruang angkasa satu-satunya yang mengudara di ruang interstellar, yakni ruang aneh yang terletak di luar Tata Surya di antara bintang-bintang.

    Voyager 1 hilang kontak ke Bumi sejak 14 November 2023. Kendati demikian, pengontrol dapat mengetahui bahwa pesawat tersebut masih menerima perintah mereka dan beroperasi secara normal.




    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.