Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Bikin Pesaing ChatGPT, Bisa Ngobrol sama Pesawat
    Insight News

    NASA Bikin Pesaing ChatGPT, Bisa Ngobrol sama Pesawat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Juni 2023Updated:27 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA jadi pihak berikutnya yang mengikuti kepopuleran ChatGPT. Lembaga tersebut mengumumkan sistem manuver dengan teknologi serupa.

    Dalam laporan The Guardian disebutkan NASA tengah mengembangkan sistem agar astronaut untuk melakukan berbagai aktivitas termasuk manuver dan eksperimen. NASA akan menggunakan antarmuka bahasa seperti ChatGPT.

    “Idenya adalah untuk mencapai titik di mana kita melakukan interaksi percakapan dengan kendaraan antariksa dan mereka berbicara kepada kita saat waspada, temuan menarik yang mereka lihat di tata surya dan sekitarnya,” kata peneliti Larissa Suzuki, dikutip Engadget, Selasa (27/6/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Engadget menjelaskan teknologi itu akan ditempatkan pada sistem Lunar Gateway. Stasiun ini mengorbit pada Bulan dan akan mendukung misi Artemis NASA nanti.

    Dengan sistem itu, diharapkan akan memudahkan astronaut saat melakukan aktivitas di luar angkasa. Jadi mereka hanya tinggal bertanya pada sistem tersebut, bukan lagi melihat manual sistem yang rumit.

    NASA menegaskan membutuhkan teknologi AI dan machine learning pada halaman khusus untuk dukungan bisnis kecil Lunar Gateway. Tujuannya adalah agar bisa mengelola berbagai sistem saat mengalami masalah atau rusak.

    Salah satu skenarionya saat ada masalah sistem atau transmisi data. Sistem akan memperbaikinya secara otomatis dan tidak perlu lagi bantuan manusia dari Bumi.

    Sistem baru ini jauh lebih efisien. “Kami tidak dapat mengirim seorang insinyur ke antariksa setiap kali kendaraan luar angkasa offline atau software rusak,” jelas Suzuki.



    Artikel Selanjutnya


    Tanda Kiamat, Ini Kata NASA soal Matahari Terbit dari Barat

    (npb/npb)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.