Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nah lho! Petinggi Twitter Resign Lagi, Kenapa Elon Musk?
    Insight News

    Nah lho! Petinggi Twitter Resign Lagi, Kenapa Elon Musk?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Juni 2023Updated:2 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pasca diakuisisi oleh Elon Musk pada Oktober tahun lalu, beberapa karyawan Twitter rupanya lebih memilih untuk resign atau mengundurkan diri. Terbaru, Head of Trust and Safety Twitter Ella Irwin juga ikut mengundurkan diri.

    Irwin bergabung di Twitter pada Juni 2022 dengan mengambil alih tim Trust and Safety pada November lalu, terutama ketika kepala sebelumnya Yoel Roth memilih mengundurkan diri. Irwin sendiri mengawasi moderasi konten.

    Mengutip Reuters, Jumat (02/06/2023), setelah platform berlambang burung berwarna biru itu diakuisisi oleh Elon Musk, Twitter menghadapi kritik karena lemahnya perlindungan terhadap konten berbahaya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kepergian Irwin terjadi karena platform tersebut telah berjuang untuk mempertahankan pengiklan, dengan merek-merek yang khawatir muncul di samping konten yang tidak sesuai.

    Pada awal bulan ini, Musk mengumumkan bahwa dia akan mempekerjakan Linda Yaccarino, mantan kepala periklanan NBCUniversal, untuk menjadi CEO baru Twitter. Fortune sebelumnya melaporkan bahwa akun Slack internal Irwin tampaknya telah dinonaktifkan.

    Sejak akuisisi Musk, Twitter telah memangkas biaya secara dramatis dan memberhentikan ribuan karyawan. Adapun mereka yang dipecat merupakan orang yang telah berupaya mencegah konten berbahaya dan ilegal serta melindungi integritas pemilu dengan memunculkan informasi yang akurat di situs.

    Musk telah mempromosikan fitur yang disebut Catatan Komunitas, yang memungkinkan pengguna menambahkan konteks ke tweet, sebagai cara untuk memerangi informasi yang menyesatkan di Twitter.

    Perusahaan juga menghadapi peningkatan pengawasan dari regulator atas upaya moderasinya. Twitter menarik diri dari perjanjian sukarela dengan Uni Eropa untuk mengatasi disinformasi, sembari mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mematuhi aturan internet yang akan datang di UE.

    Sementara itu, Kepala industri UE Thierry Breton memperingatkan Twitter pekan lalu bahwa Twitter tidak akan dapat menghindari kewajiban hukum di UE setelah keluar dari perjanjian sukarela.



    Artikel Selanjutnya


    Investor Ancam Elon Musk, Disuruh Jual Murah Twitter

    (wia)


    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.