Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Musim Resign Bakal Makin Ganas, Lengah Bakal Ditinggal Karyawan
    Insight News

    Musim Resign Bakal Makin Ganas, Lengah Bakal Ditinggal Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Juni 2024Updated:25 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Musim resign atau berhenti kerja sepertinya makin ramai dalam satu tahun ke depan. Biang keroknya adalah adaptasi teknologi kecerdasan buatan atau AI.

    Hal ini diketahui dari survei yang dilakukan PwC terhadap tenaga kerja global. Survei tersebut menemukan bahwa proporsi pekerja yang diperkirakan akan berpindah pekerjaan dalam 12 bulan ke depan lebih tinggi dibandingkan periode “pengunduran diri besar-besaran” (great resignation) pada 2022.

    Sekitar 28% dari lebih dari 56.000 pekerja yang disurvei oleh PwC mengatakan mereka sangat atau sangat mungkin untuk pindah dari perusahaan mereka saat ini, dibandingkan dengan 19% pada 2022, dan 26% pada 2023.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Survei Hopes and Fears yang dilakukan PwC pada 2024 juga menunjukkan bahwa para pekerja mulai menerima teknologi baru seperti kecerdasan buatan generatif (GenAI) dan memprioritaskan peningkatan keterampilan di tengah meningkatnya beban kerja dan meningkatnya ketidakpastian di kantor saat ini.

    Pete Brown, pemimpin tenaga kerja global di PwC UK, mengatakan bahwa karyawan memberikan “nilai lebih” pada organisasi yang berinvestasi sehingga pegawainya bisa meningkatkan sklill mereka, salah satunya dalam penggunaan AI. Oleh karena itu, bisnis harus memprioritaskan peningkatan keterampilan dan pengalaman karyawan.

    Sekitar 45% pekerja yang disurvei mengatakan mereka mengalami peningkatan beban kerja dan percepatan perubahan tempat kerja dalam 12 bulan terakhir. Sedangkan 62% mengatakan mereka melihat lebih banyak perubahan di tempat kerja dalam satu tahun terakhir dibandingkan 12 bulan sebelumnya.

    Di antara karyawan yang menggunakan GenAI setiap hari, 82% mengatakan mereka berharap GenAI dapat meningkatkan efisiensi mereka dalam 12 bulan ke depan.

    Mengutip Reuters, survei ini mencerminkan keyakinan bahwa peluang GenAI akan mendukung pertumbuhan karier mereka. Karena hampir separuh responden yang disurvei oleh PwC memperkirakan GenAI akan menerima gaji yang lebih tinggi, dan hampir dua pertiganya berharap teknologi baru ini akan meningkatkan kualitas pekerjaan mereka.

    Carol Stubbings, pemimpin pasar global dan layanan pajak dan hukum di PwC Inggris, mengatakan pengusaha harus berinvestasi pada staf dan platform teknologi untuk mengurangi tekanan dan mempertahankan talenta.

    “Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak lagi cukup,” katanya.




    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.