Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Muncul Sakit di Kedua Sisi Kepala? Hati-hati Omicron!
    Insight News

    Muncul Sakit di Kedua Sisi Kepala? Hati-hati Omicron!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Februari 2022Updated:19 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Varian Omicron dengan cepat telah mendominasi banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Dibanding varian Covid-19 lain, gejala Omicron tergolong cukup ringan, kebanyakan mirip dengan flu biasa.

    Berdasarkan beberapa studi aplikasi yang berbasis di Inggris, sakit kepala adalah salah satu dari lima gejala teratas Omicron. Sakit kepala bisa menjadi tanda awal varian Omicron dan sering disertai dengan gejala lain seperti pilek, sakit tenggorokan dan kelelahan.

    Mungkin sebagian orang penasaran sakit kepala seperti apa yang bisa jadi tanda infeksi Omicron. Sebab sakit kepala juga bisa terjadi karena berbagai masalah kesehatan lainnya.

    Lalu seberapa umum sakit kepala terjadi dalam kasus infeksi Omicron? Mengutip laman Times of India, Sabtu (19/2/2022), berikut adalah tiga cara untuk membedakan sakit kepala yang disebabkan oleh infeksi Omicron dan lainnya.

    Sakit Kepala yang Sangat Menyakitkan

    Intensitas sakit kepala tergantung pada pemicunya. Jika sakit yang muncul tergolong ringan, itu bisa disebabkan tekanan kerja dan bisa parah karena migrain.

    Dalam kasus varian Omicron, sakit kepala yang muncul sebagian besar berada di tahap yang sedang hingga parah. Rasanya seperti berdenyut, tertekan, atau menusuk yang jarang terjadi pada sakit kepala biasa.

    Selain itu, sakit kepala akibat Omicron bisa berlangsung selama tiga hari meski sudah minum obat penghilang rasa sakit secara teratur.

    Terjadi di Kedua Sisi Kepala

    Biasanya, sakit kepala biasa akan terjadi di salah satu sisi kepala saja. Misalnya di sisi kiri, kanan, atau pada bagian tengah tergantung pada penyebab sakitnya.

    Namun, jika sakit kepala akibat Omicron itu bisa dirasakan di kedua sisi kepala. Seluruh kepala mungkin akan terasa tegang dan sakit.

    Disertai dengan Peradangan

    Menurut para ahli, sakit kepala pada kasus Omicron ini bisa menjadi reaksi dari peradangan tubuh saat melawan virus. Saat virus berkembang biak di sistem pernapasan, virus juga akan mempengaruhi sinus yang menyebabkan peradangan.

    Hal yang sama juga bisa terjadi pada infeksi varian Omicron. Jadi, sakit kepala biasanya terjadi disertai dengan peradangan pada sinus. Jika, seseorang menderita masalah infeksi sinus, sakit kepala yang terjadi bisa lebih buruk.

    [Dexpert.co.id]

    (cha/cha)



    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.