Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mulai Jajah RI, Starlink Elon Musk Ternyata Punya Kelemahan Ini
    Insight News

    Mulai Jajah RI, Starlink Elon Musk Ternyata Punya Kelemahan Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Mei 2024Updated:26 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan penyedia layanan jaringan internet milik Elon Musk, Starlink kini sudah resmi hadir di Indonesia. Masuknya Starlink ke Indonesia bahkan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

    Layanan internet Starlink digadang-gadang memiliki sejumlah kelebihan, salah satunya mampu menjangkau daerah terpencil. Jangkauan yang lebih luas dari Starlink dimungkinkan karena perusahaan ini menggunakan teknologi satelit orbit rendah bumi atau low earth orbit (LEO) untuk memancarkan sinyal internet.

    Namun di balik kelebihan tersebut, layanan Starlink ternyata juga memiliki sejumlah kelemahan. Dikutip dari Tech Target, berikut ini merupakan sejumlah kondisi yang menjadi kelemahan dari Starlink.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Cuaca Mendung

    Cuaca mendung atau berawan memang tidak akan mempengaruhi kinerja internet Starlink. Namun, jika terjadi awan badai akan mempengaruhi sinyal, karena cenderung menimbulkan hujan yang dapat menyebabkan gangguan.

    Awan badai juga bersifat lebih lembab dan padat, sehingga berperan besar dalam degradasi sinyal satelit.

    Hujan

    Jika terjadi hujan ringan, umumnya tidak menimbulkan masalah pada layanan Starlink. Namun, hujan dengan intensitas deras dapat mempengaruhi kualitas sinyal Starlink.

    Hujan deras dikaitkan dengan awan tebal dan lebat. Makin tebal awannya, makin tinggi kemungkinan sinyal radio yang datang ke dan dari satelit Starlink terhalang.

    Angin

    Piringan atau antena Starlink yang terpasang dengan benar tidak akan terpengaruh oleh angin kencang. Parabola Starlink dilengkapi dengan antena array bertahap yang dapat melacak satelit yang terbang di atas tanpa perlu bergerak secara fisik. Ini juga membantu mencegah gangguan sinyal.

    Kabut

    Kabut normal tidak mempengaruhi sinyal Starlink. Akan tetapi, jika terjadi kabut tebal, sinyal bisa terganggu dan hilang. Kabut tebal membawa banyak kelembaban dan cukup tebal sehingga mengganggu sinyal.




    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.