Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»MUI Berdoa Coldplay Tidak Konser di Indonesia Lagi, Kenapa?
    Inspiring You

    MUI Berdoa Coldplay Tidak Konser di Indonesia Lagi, Kenapa?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman19 Maret 2024Updated:19 Maret 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) berdoa agar band asal Inggris, Coldplay tidak lagi datang ke Indonesia untuk konser yang kedua kalinya. Hal ini disampaikan MUI kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.

    Harapan agar Coldplay tidak lagi berkunjung ke Indonesia itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas. Anwar mengungkapkan hal itu karena Sandi dianggap berperan atas terlaksananya konser Chris Martin Dkk di Tanah Air.

    “Kita doakan Coldplay jangan datang lagi ke Indonesia. Bagaimanapun juga, Pak Sandiaga itu, kan, menteri negara Republik Indonesia,” kata Anwar, dikutip dari detiktravel, Selasa (19/3/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Anwar mengatakan, Coldplay diminta untuk tidak lagi menyambangi Indonesia karena Pancasila dan Undang-undang (UU) tidak memberikan celah untuk menghadirkan musisi yang bertentangan syariat agama.

    Selain itu, Anwar juga mengatakan bahwa seluruh agama yang diakui Indonesia melarang praktik atau adanya kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Kedua hal tersebutlah yang mendasari ditolaknya Coldplay di Indonesia. Mendengar hal tersebut, Sandiaga hanya tersenyum.

    “Sementara sila pertamanya adalah Ketuhanan yang Maha Esa. Oleh karena itu, tidak boleh ada undang-undang, tindakan dan kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama,” tegas Anwar.

    “Sementara enam agama yang diakui oleh negeri ini tidak ada yang menolerir satupun praktik LGBT. Tapi itu peristiwa sudah selesai. Ke depan tidak ada lagi seperti itu. Insya Allah,” imbuhnya.

    Sebelumnya, konser “Coldplay: Music of the Spheres World Tour” di Jakarta pada November 2023 lalu sempat ditolak oleh sejumlah pihak dengan alasan menyangkut LGBT. Kelompok yang paling vokal menolak kedatangan Coldplay adalah Gerakan Nasional Anti-LGBT (Geranati LGBT).

    Geranati LGBT menilai, Coldplay adalah band yang mengkampanyekan LGBT. Selain itu, massa juga sempat mengancam akan membakar panggung Coldplay di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) karena dilaksanakan saat ada perang antara Israel dan Hamas di Palestina.

    Meskipun mendapat penolakan, band yang terbentuk pada 1997 itu ternyata adalah salah satu pendukung Palestina, yakni sejak 2011. Bahkan, Chris Martin dkk pernah berkolaborasi dengan musisi asal Palestina pada 2017 lalu.

    Selain berkolaborasi dengan musisi Palestina, Coldplay juga pernah menyerukan para penggemar untuk mendengarkan lagu “Fredoom for Palestine” melalui laman Facebook resmi. Sebagai informasi, “Freedom for Palestine” adalah lagu yang menyerukan agar tidak ada lagi pengawasan pasukan keamanan di Tepi barat serta menjunjung hak asasi dan keadilan. 

    Tidak hanya itu, Chris Martin juga pernah memberikan pidato terkait solidaritas dengan Palestina saat menggelar konser di Aman, Yordania pada 2019 lalu. Pidato tersebut diucapkan saat penggemar meminta Chris menyanyikan lagu untuk Gaza.

    “Saya percaya setiap manusia memiliki hak hidup di Bumi ini. Saya tidak setuju dengan penindasan dalam bentuk apapun,” tegas Chris.


    Artikel Selanjutnya


    Jelang Konser, Chris Martin Pamer Foto “Nyeker” di Jakarta

    (rns/rns)


    Innovation True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.