Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Modus Penipuan Baru Lewat Kabel HDMI, Dampaknya Ngeri
    Insight News

    Modus Penipuan Baru Lewat Kabel HDMI, Dampaknya Ngeri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Agustus 2024Updated:8 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah studi yang dilakukan tim peneliti di Universidad de la República Montevideo di Uruguay mendeteksi modus penipuan baru yang dilancarkan hacker melalui kabel HDMI.

    Modus ini memanfaatkan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI) agar kabel HDMI ‘mengkhianati’ pemiliknya dan menjadi alat mata-mata para penjahat siber. Jutaan pengguna kabel HDMI dikatakan berisiko terkena serangan mata-mata ini.

    Santiago Fernández, Emilio Martínez, Gabriel Varela, dan Pablo Musé Federico Larroca mempublikasikan temuan mereka di server pracetak arXiv.

    Mereka menjelaskan bagaimana sinyal digital yang dipancarkan dari kabel HDMI komputer dapat ditangkap dan diterjemahkan untuk merekayasa teks pada layar komputer, dikutip dari TechRadar, Rabu (7/8/2024).

    Penelitian tersebut berfokus pada emisi elektromagnetik yang tidak disengaja atau istilahnya ‘TEMPEST’. Secara istoris, TEMPEST dikaitkan dengan sinyal video analog.

    Metode penyadapan sebelumnya yang dirancang untuk sinyal analog tidak efektif untuk tampilan digital, sehingga menghasilkan gambar yang tidak jelas.

    Untuk mengatasi hal tersebut, para peneliti menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) untuk memetakan sinyal elektromagnetik yang ditangkap kembali ke gambar aslinya.

    Mereka membingkai masalahnya sebagai masalah terbalik dan melatih jaringan saraf untuk menafsirkan sinyal yang terdegradasi. Metode ini secara signifikan meningkatkan rata-rata kemungkinan eror saat membaca teks dari sinyal yang ditangkap.

    Dalam makalah peneliti, mereka menyoroti pentingnya menyetel sistem ke frekuensi tertentu dan membuat sampel pelatihan tanpa memerlukan pengaturan TEMPEST yang sebenarnya.

    Meskipun sangat kecil kemungkinan seseorang akan menggunakan metode ini untuk menguping masyarakat, namun pemerintah dan perusahaan menjadi target sasaran paling berisiko.

    Bagi masyarakat umum, Anda bisa melindugi diri dengan beberapa cara. Salah satunya dengan menggunakan kabel berpelindung, penerapan penghalang fisik, penempatan monitor jauh dari jendela, dan penggunaan teknik penyaringan sinyal.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Bisnis Data Center Melesat, Pemain Lokal Siap Hadapi Raksasa Global?




    Next Article



    4 Petaka Besar Mengintai Negara Asia, Penipuan Online Makin Ngeri



    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.