Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Modus Penipuan Baru Kuras Rekening Rp 86 Triliun, FBI Buka Suara
    Insight News

    Modus Penipuan Baru Kuras Rekening Rp 86 Triliun, FBI Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 September 2024Updated:12 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Penipuan terkait mata uang kripto meningkat 45% pada tahun 2023 dengan total kerugian US$5,6 miliar (RP 86 triliun).

    FBI menyebut, para pelaku memanfaatkan kecepatan akses dan tidak dapat dibatalkannya transaksi aset digital.

    Mata uang kripto seperti bitcoin dan ether menjadi lebih populer karena harga token melonjak ke titik tertinggi baru.

    “Namun, pertumbuhan itu juga meningkatkan penggunaan mata uang kripto oleh pelaku kriminal, ” kata Pusat Pengaduan Kejahatan Internet FBI dalam sebuah laporan, dikutip dari Reuters, Rabu (11/9/2024).

    Sementara uang hasil transaksi penipuan kripto ditransfer dengan cepat ke luar negeri. Hal tersebut membuat pejabat AS tak bisa langsung menanganinya karena dapat menghadapi kendala aturan seperti undang-undang anti pencucian uang yang longgar di yurisdiksi tertentu.

    Secara khusus, kerugian akibat penipuan investasi yang terkait dengan mata uang kripto mencapai 71% dari semua kerugian terkait kripto tahun lalu.

    Penipuan pusat panggilan dan penipuan peniruan identitas pemerintah AS mencapai 10% dari kerugian.

    FBI menerima pengaduan terbanyak yang merujuk pada mata uang kripto dari orang-orang berusia di atas 60 tahun, dengan kerugian mencapai lebih dari US$1,6 miliar.

    “Karena mata uang kripto menghilangkan kebutuhan perantara keuangan untuk memvalidasi dan memfasilitasi transaksi, penjahat dapat mengeksploitasi karakteristik ini untuk mendukung aktivitas terlarang seperti pencurian, penipuan, dan pencucian uang,” kata FBI.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Pengadilan UE Tolak Banding Apple Terkait Kewajiban Pajak




    Next Article



    Google Blak-Blakan Soal Aplikasi Penipu Sedot Rekening di HP Android



    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.