Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Modus Kejahatan Baru Ditemukan, Kabel HDMI Bisa Disadap
    Insight News

    Modus Kejahatan Baru Ditemukan, Kabel HDMI Bisa Disadap

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Agustus 2024Updated:15 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Kabel HDMI diubah pelaku peretasan menjadi modus penipuan baru. Dengan bantuan teknologi Artificial Intelligence (AI), kabel itu diubah seperti alat mata-mata bagi pelaku kejahatan.

    Temuan itu diungkap melalui studi yang dilakukan tim dari Universidad de la Republica Montevideo di Uruguay. Santiago Fernández, Emilio Martínez, Gabriel Varela, dan Pablo Musé Federico Larroca mempublikasikan temuan mereka di server pracetak arXiv.

    Ketiganya menjelaskan sinyal digital dari kabel HDMI bisa ditangkap dan diterjemahkan. Berikutnya akan direkayasa teks pada layar komputer.

    Untuk penelitian ini, mereka berfokus pada Tempest. Ini adalah emisi elektromagnetik yang tidak sengaja dan terkait dengan sinyal video analog.

    Sebelumnya metode penyadapan dengan sinyal analog tidak efektif untuk tampilan digital. Karena gambar yang dihasilkan tidak jelas.

    Untuk mengatasinya, mereka menggunakan pendekatan deep learning sebagai cara untuk melakukan pemetaan sinyal elektromagnetik yang ditangkap kembali ke gambar aslinya.

    Para peneliti membingkai sebagai masalah terbaik. Mereka juga melatih jaringan saraf untuk menafsirkan sinyal yang terdegradasi.

    Dalam makalah yang sama, mereka mengimbau menyetel sistem ke frekuensi tertentu dan membuat sampel perhatian. Ini dilakukan tanpa harus melakukan pengaturan Tempest yang sebenarnya.

    Sebenarnya kecil kemungkinan seseorang bisa menggunakan metode ini untuk menguping. Namun target paling berisiko jenis penipuan ini adalah pihak pemerintah dan perusahaan.

    Sementara itu, masyarakat umum bisa melakukan proteksi dengan beberapa cara. Misalnya dengan kabel berpelindung, penerapan penghalang fisik, penempatan monitor jauh dari jendela, dan penggunaan teknik penyaringan sinyal.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Huawei Bersiap Saingi Chip AI Buatan Nvidia





    Next Article



    Lebaran Jadi Masa Rawan Kejahatan Siber, BRI Ungkap Penyebabnya



    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.