Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mobil Bensin Bisa Tumbang Gegara Temuan Peneliti Korea
    Insight News

    Mobil Bensin Bisa Tumbang Gegara Temuan Peneliti Korea

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Desember 2024Updated:21 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah penelitian asal Korea Selatan menemukan inovasi baru untuk mobil listrik. Temuan itu bisa membuat mobil dengan tenaga BBM bisa ditinggalkan.

    Sekelompok peneliti dari Pohang Pohang University of Science and Technology membuat mobil listrik dengan baterai yang lebih hemat. Mobil bisa melaju 1.000 kilometer hanya dalam sekali pengisian baterai.

    Penelitian itu berfokus pada material silikon untuk membuat baterai. Masalahnya meski bisa ditemukan di banyak tempat, silikon bisa bertambah besar hingga tiga kali saat dicas dan langsung menyusut.

    Dalam sebuah penelitian lain, silikon juga pernah digunakan Mereka mengubahnya menjadi partikel nano agar bentuknya tidak berubah.

    Namun temuan tersebut sangat mahal. Bukan hanya itu, proses pembuatannya juga sangat kompleks.

    Sementara itu, penelitian dari Korea Selatan menggunakan pendekatan berbeda. Alih-alih membuatnya menjadi nano, silikon diubah dalam skala mikro.

    Pembuatannya jauh lebih mudah dan murah dengan densitas energi lebih lega. Mereka berhasil mengatasi masalah perubahan ukuran dengan menggunakan gel polimer elektrolit.

    Gel akan diikat secara kimia dengan radiasi tembakan elektron. Jadi membuat ikatan tetap stabil saat ada perubahan ukuran pada silikon.

    Temuan tersebut diklaim sama dengan baterai lithium ion standar dengan densitas energi 40% lebih besar. Salah satu peneliti, Park Soojin menjelaskan penelitian timnya membuat baterai tetap stabil.

    “Kami menggunakan anoda mikro-silikon, hasilnya tetap baterai yang stabil. Riset ini membawa kita lebih dekat ke sistem baterai lithium-ion densitas-energi-tinggi,” kata dia.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Musk Buat Robotaxi, Tesla Setop Bikin Mobil Listrik




    Next Article



    Taktik Baru BYD Geser Tesla Jadi Raja Mobil Listrik



    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.