Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan, Beneran Ada UFO?
    Insight News

    Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan, Beneran Ada UFO?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Mei 2022Updated:11 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Misteri hilangnya sejumlah kapal laut dan pesat di kawasan Segitiga Bermuda telah mengundang minat banyak pihak untuk menjelaskan fenomena ini secara logis.

    Bukan hanya itu, banyak juga teori konspirasi soal kawasan yang dijuluki “Segitiga Setan” ini. Mulai dari ada unidentified flying objects (UFO) hingga kabut elektronik sebagai penyebab banyaknya kejadian misterius di sana.

    Kini seorang ilmuwan Australia memberikan penjelasan mengenai misteri hilangnya kapal-kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda. Penjelasannya tidak berkaitan dengan mistis seperti yang disodorkan teori konspirasi.

    Menurut Karl Kruszelnicki dari University of Sidney, hilangnya pesawat dan kapal di Segitiga Bermuda akibat dari cuaca buruk dan kesalahan manusia (human error), seperti dikutip dari Financial Express, Rabu (11/5/2022).

    Dalam penjelasannya pada 2017 silam, Karl Kruszelnicki mengatakan Segitiga Bermuda dekat dengan Khatulistiwa, bagian dunia yang kaya dan karena itu lalu lintasnya padat.




    Foto: Avenger aircrafts lost in the Bermuda Triangle in 1945, found off the coast of Fort Lauderdale on May 16, 1991 in Florida, by the “Deep See”” crew. (AP Photo)

    Ia pun kemudian mengutip laporan Lloyd’s of London dan US Coastguard, yang menyebut jumlah orang yang hilang di Segitiga Bermuda sama dengan di mana pun di dunia berdasarkan persentase sehingga tidak ada yang aneh soal itu.

    Karl Kruszelnicki pun menjelaskan penyebab salah satu kasus paling terkenal di Segitiga Bermuda, hilangnya Flight-19. Ia menyebut kemungkinan penyebabnya adalah gelombang setinggi 15 meter yang menghantam Atlantik hari itu.

    Flight-19 adalah penerbangan lima pesawat yang lepas landas dari Fort Lauderdale, Florida, pada 5 Desember 1945. Anggota Angkatan Laut AS melakukan pelatihan penerbangan normal selama dua jam hari itu ketika mereka kehilangan kontak dengan pangkalan.

    Pesawat dan awak menghilang di udara dan tidak ada puing yang pernah ditemukan. Karl Kruszelnicki menyebut salah satu pilot berpengalaman dari Flight-19 adalah Letnan Charles Taylor, yang kemungkinan melakukan human error yang menyebabkan tragedi itu.

    Segitiga Bermuda merupakan sebuah kawasan di Lautan Atlantik, di lepas pantai Florida yang berbentuk segitiga antara Kepulauan Bermuda, Miami – Florida dan San Juan – Puerto Rico.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.