Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Miris! Kisah Bos Startup Tajir Kini Dipenjara 13 Tahun
    Insight News

    Miris! Kisah Bos Startup Tajir Kini Dipenjara 13 Tahun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 April 2023Updated:26 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus Theranos, startup yang dituding memanipulasi penelitiannya, bukan hanya menyeret nama pendirinya Elizabeth Holmes. Namun juga Ramesh ‘Sunny’ Balwani, mantan pacar Holmes yang juga salah satu petinggi perusahaan.

    Balwani merupakan mantan presiden dan COO Theranos, diputus bersalah atas 12 tuduhan penipuan dan konspirasi. Dalam kasus ini, dia dihukum 13 tahun dengan tiga tahun masa percobaan.

    Harta kekayaannya dilaporkan pada 2023 sebesar US$ 84 miliar atau setara Rp 1.247 triliun, dikutip dari Caknowledge.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Insider mencatat pria asal Pakistan itu punya karir panjang di industri teknologi. Balwani yang tahun ini berusia 58 tahun disebut belajar sistem informasi di University of Texas pada 1986. Berikutnya dia bekerja sebagai manajer penjualan Microsoft di California Utara dan diketahui bekerja di Lotus Software namun tak diketahui posisi dan masa kerjanya, dikutip Rabu (26/4/2023).

    Era dot-com akhir 1990-an, Balwani bekerja sebagai presiden di startup bernama CommerceBird pada Oktober 1999. Ini adalah perusahaan pengembang software penyelenggara lelang business-to-business online, yang akhirnya diakuisisi perusahaan pengembang software lain bernama Commerce One.

    Pertemuan dengan Holmes terjadi saat Balwani mengejar gelar MBA di UC Berkeley. Keduanya ikut dalam perjalanan program bahasa Mandarin ke Beijing China yang dijalankan Stanford University.

    Saat awal bertemu, Holmes masih berusia 18 tahun dan Balwani 37 tahun. Berawal dari berteman akhirnya keduanya berpacaran, bahkan hidup bersama di sebuah kondominium di daerah Palo Alto tahun 2005.

    Pada usia 19 tahun, Holmes keluar dari Stanford untuk berfokus pada Theranos. Selama awal membangun Theranos, Balwani disebut memberikan nasihat dan dorongan pada Holmes.

    Balwani menjadi tangan kanan Holmes di Theranos tahun 2009. Namun hubungan keduanya tak pernah diungkapkan hingga 2019 saat rekaman deposisi yang diperoleh ABC diungkap ke publik.

    Beberapa orang juga buka suara soal sosok Balwani di Theranos. Misalnya sejumlah karyawan yang melihatnya sebagai ‘penegak’ dan diketahui pernah memecat pegawai langsung di tempat serta memarahi ilmuwan lab yang gagal melakukan tes.

    Mantan karyawan Theranos juga sempat menyuarakan kekhawatirannya soal kemampuan pengujian perusahaan pada Balwani. Namun dia disebut menepis kekhawatiran itu.

    Balwani juga mempertanyakan sikap whistleblower Erika Cheung yang mengangkat masalah pengujian. “Apa yang membuat Anda berpikir telah memenuhi syarat untuk melakukan pembicaraan ini?” ujarnya.


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.