Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Miris, Gaji Bos Raksasa Teknologi Naik Gila-Gilaan Berkat PHK
    Insight News

    Miris, Gaji Bos Raksasa Teknologi Naik Gila-Gilaan Berkat PHK

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Agustus 2023Updated:7 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – PHK yang terjadi sejak tahun lalu ternyata menguntungkan para bos raksasa teknologi. Gaji mereka dikabarkan naik puluhan juta dolar.

    Salah satunya adalah bos Alphabet, Sundar Pichai, yang mendapatkan kompensasi senilai US$225 juta (Rp 3,4 triliun) pada tahun lalu atau meningkat 3.474% dari tahun sebelumnya, ungkap data Equilar. Tak lama setelahnya atau pada awal tahun ini, induk perusahaan Google itu mengumumkan memangkas hingga 10 ribu pekerja, dikutip dari ABC News, Senin (7/8/2023).

    Satya Nadella, bos Microsoft juga mengantongi jumlah fantastis saat perusahaannya memberhentikan 10 ribu pekerja pada Januari. Pada 2022, dia menerima US$55 juta (Rp 835,2 miliar) atau melonjak 10% dari tahun sebelumnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    ABC News mencatat bos Meta, Uber, dan Salesforce juga mendapatkan kenaikan kompensasi usai melakukan PHK besar-besaran sejak awal 2022 lalu.

    Sebagai informasi, kompensasi pada CEO mencakup seperti gaji pokok dan bonus kinerja. Namun juga terkadang sebagian besarnya terdiri dari penghargaan saham.

    Tetapi laporan ini menghitung paket kompensasi saat awal tahun tahun fiskal lalu. Di mana akhir tahun harga saham banyak perusahaan turun dan membuat pemasukan para CEO juga ikut menurun.

    Misalnya, analisis Equilar mengungkapkan paket kompensasi Pichai menurun menjadi sekitar US$205 juta (Rp 3,1 triliun) pada akhir tahun 2022.

    Paket kompensasi juga tidak diberikan secara cuma-cuma. Khusus untuk Pichai, paket kompensasi baru didapatkan saat perusahaan bisa mendapatkan sejumlah tujuan. Termasuk kinerja saham yang kuat dari perusahaan besar lain.

    Untuk Nadella, besaran kompensasi akan ditentukan pada serangkaian metrik kinerja perusahaan yang dinilai sulit namun bisa dicapai.

    Saat dimintai komentar, juru bicara Microsoft menjelaskan kompensasi yang didapatkan Nadella tahun lalu diterima sebelum rencana PHK diumumkan pada Januari lalu.



    Artikel Selanjutnya


    Bukan CEO, Ini Posisi dengan Gaji Paling Besar di Startup

    (npb/npb)


    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.