Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Microsoft Mendadak Larang ChatGPT, Ada Apa?
    Insight News

    Microsoft Mendadak Larang ChatGPT, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 November 2023Updated:11 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Microsoft merupakan salah satu investor awal OpenAI, startup yang mengembangkan layanan chatbot populer berbasis AI, ChatGPT.

    Anehnya, Microsoft justru sempat melarang pegawainya menggunakan ChatGPT secara. Dalam web internal, raksasa teknologi itu beralasan larangan penggunaan chatbot karena masalah keamanan.

    “Akibat masalah keamanan dan data, sejumlah tools AI tidak tersedia untuk digunakan karyawan,” kata Microsoft, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (10/11/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Perusahaan juga menyinggung soal investasinya pada OpenAI, termasuk perlindungan keamanan yang disediakan ChatGPT. Namun, menurut Microsoft, website yang digunakan ChatGPT disediakan oleh layanan pihak ketiga.

    “Meskipun benar Microsoft berinvestasi pada OpenAI dan ChatGPT memiliki perlindungan bawaan untuk mencegah penggunaan yang tidak aman, namun website itu merupakan layanan pihak ketiga,” jelas perusahaan.

    “Artinya, Anda harus berhati-hati saat menggunakannya karena risiko keamanan. Termasuk juga layanan AI eksternal lain seperti Midjourney atau Replika,” Microsoft menambahkan.

    Kini, akses pada ChatGPT telah dipulihkan berdasarkan laporan CNBC Internasional. Awalnya, ChatGPT dan Canva dilarang, namun akhirnya akses chatbot telah kembali normal setelah artikel dipublikasikan.

    Berdasarkan pernyataannya Microsoft, pemblokiran itu terjadi karena ketidaksengajaan. Saat itu, perusahaan tengah melakukan pengujian sistem model bahasa besar (LLM) yang diuji coba ke seluruh karyawan.

    “Kami memulihkan layanan [ChatGPT] segera setelah mengidentifikasi kesalahan. Seperti yang dikatakan sebelumnya, kami mendorong karyawan dan pelanggan menggunakan layanan seperti Bing Chat Enterprise dan ChatGPT Enterprises yang hadir dengan tingkat perlindungan privasi dan keamanan tinggi,” ujar Microsoft.


    Artikel Selanjutnya


    Bukti Terbaru Google Makin Ditinggal, Ini Penggantinya

    (npb/npb)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.